Qudwah Indonesia Luncurkan Qurban Strengthening 2026, Distribusi Tembus Gaza hingga Afrika
Deputi Direktorat Marketing Qudwah Indonesia, Faris Abdul Aziz menambahkan, seluruh proses penyembelihan untuk program Qurban Palestina dilakukan secara langsung di India melalui RPH Muslim yang telah bekerja sama dengan Qudwah Indonesia.
“Untuk produk Qurban Palestina, baik frozen maupun daging siap saji, seluruh proses penyembelihannya dilakukan di India. Hewan yang digunakan adalah kerbau, bukan sapi, karena di India sapi cukup sensitif,” ujar Faris Abdul Aziz.
Ia menjelaskan, tim Qudwah Indonesia juga akan turun langsung melakukan supervisi ke lokasi penyembelihan guna memastikan kualitas, syariat, dan transparansi distribusi qurban tetap terjaga.
“Saya dan tim akan berangkat langsung untuk melakukan supervisi agar amanah para donatur benar-benar terjaga. Kami juga ingin memastikan laporan distribusi dapat diterima dengan cepat, transparan, dan berkualitas oleh para pequrban,” katanya.
Untuk tahun 1447 H/2026, Qudwah Indonesia membuka beberapa skema program qurban adaptif, di antaranya:
Qurban Palestina A (Gaza) berupa produk kerbau kaleng siap saji seharga Rp4.500.000 untuk 1/7 bagian.
Qurban Palestina B (Pengungsian Suriah, Lebanon, dan Yordania) berupa daging frozen seharga Rp2.800.000 untuk 1/7 bagian.
Qurban Global (Yaman, Thailand, Filipina, dan Indonesia) berupa 1 kambing atau 1/7 sapi seharga Rp2.500.000.
Qurban Afrika (Somalia, Sudan, Chad, dan Burkina Faso) berupa 1/7 sapi seharga Rp1.850.000.
Sedekah Daging Kaleng Gaza dengan donasi fleksibel mulai Rp200.000 untuk pengiriman daging siap saji kemasan 800 gram.
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik, Qudwah Indonesia juga menghadirkan sistem pelacakan digital melalui platform Trequ Qudwah Indonesia. Melalui platform tersebut, pequrban dapat memantau proses penyediaan hewan, penyembelihan, hingga distribusi qurban secara real-time.
Editor: Wahab Firmansyah