Filosofi Teras Bukukan Cetakan ke-100, Kisah Bestseller yang Siap Menyapa Penonton Bioskop
JAKARTA, iNewsBekasi.id – Filosofi Teras merupakan film adaptasi dari buku mega bestseller karya Henry Manampiring yang telah terjual lebih dari 500 ribu eksemplar dan memasuki cetakan ke-100. Buku ini memperkenalkan filsafat Stoikisme kepada pembaca Indonesia melalui pendekatan yang ringan dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, terutama mengenai pentingnya membedakan hal-hal yang berada dalam kendali dan yang berada di luar kendali diri.
Nilai tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam film bergenre drama keluarga yang
dibintangi Sherina Munaf sebagai pemeran utama. Film ini mengisahkan Nea, seorang
perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga setelah kehilangan ayahnya. Selain
Sherina Munaf, film Filosofi Teras juga dibintangi Zee Asadel, Lydia Kandou, Ge
Pamungkas, Kiki Narendra, Rangga Nattra, Givina, Dinda Kanya Dewi, Dinda Cresheilla,
Tubagus Ali, Ina Marika, dan Putri Ayudya.
Film ini disutradarai Affandi Abdul Rachman, yang sebelumnya mengadaptasi novel Negeri 5 Menara ke layar lebar.
Filosofi Teras berawal dari hidup Nea yang menjadi tulang punggung keluarga menjadi semakin berat saat mengetahui almarhum bapak berutang ratusan juta dan harus dilunasi dalam dua bulan. Seperti yang sudah-sudah, Nea ingin segalanya di bawah kendalinya. Nea menolak ide Abi (kakaknya) menjual rumah dan bertekad melunasi hutang padahal tiap bulan gajinya sudah habis untuk keperluan hidup dan biaya kuliah Runi (adiknya).
Nea pun enggan menerima pinjaman uang dari Dio (pacarnya) karena tidak mau merepotkan. Saat Nea berupaya membereskan masalah hidupnya, hasilnya tidak sesuai harapannya. Bisakah Nea melalui semuanya? Mampukah Nea menerima hal-hal di luar kendalinya?
Untuk film ini, MD Entertainment berkolaborasi dengan Casio Indonesia, perusahaan jam tangan ternama asal Jepang, melalui film Filosofi Teras produksi MD Pictures. Kolaborasi ini tidak saja memajukan film Indonesian, juga kampanye sosial yang mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.
Sebagai simbol kolaborasi ini, menghadirkan 300 unit Casio MQ24 Exclusive Edition Filosofi Teras yang diproduksi secara terbatas, memadukan desain ikonis dengan nilai-nilai yang diusung film, menjadikannya lebih dari sekadar jam tangan, tetapi sebuah memorabilia bagi para penggemar buku dan film Filosofi Teras.
Sebanyak 50 unit akan didedikasikan untuk program Bid for Charity yang diselenggarakan bersama MD Entertainment Foundation dan Yayasan Pulih, di mana seluruh hasil pelelangan akan disalurkan kepada Yayasan Pulih untuk mendukung kampanye peningkatan kesadaran kesehatan mental di Indonesia. Sementara, 250 unit lainnya akan dibagikan kepada masyarakat melalui berbagai program social media engagement sebagai bagian dari kampanye promosi film Filosofi Teras.
“Sebagai perusahaan yang percaya pada kekuatan cerita, kami selalu berupaya
menghadirkan film yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memberi dampak positif bagi masyarakat,” kata Chief Communications Officer MD Entertainment Astrid Suryatenggara.
Sementara, Raizar Amar sebagai Head of Marketing & Creative PT Fokus Jaya Bersama Lifestyle mengatakan kolaborasi dengan perfilman Indonesia melalui film Filosofi Teras menunjukkan bagaimana dua industri yang memiliki nilai sejalan dapat melahirkan percakapan dan gerakan sosial yang melampaui layar bioskop.
"Kami selalu percaya bahwa sebuah jam tangan bukan hanya berfungsi sebagai
penunjuk waktu, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan dan cerita setiap individu.
Melalui kolaborasi dengan Filosofi Teras, kami melihat adanya kesamaan nilai tentang bagaimana menjalani kehidupan dengan lebih sadar, bijaksana, dan menghargai setiap momen. Kami berharap edisi terbatas ini dapat menjadi simbol kolaborasi yang bermakna sekaligus mengajak lebih banyak orang untuk mengenal pesan positif yang diangkat melalui film Filosofi Teras," ucap Raizar.
Editor : Tedy Ahmad