get app
inews
Aa Text
Read Next : Film Pramuka Hadirkan Petualangan Keluarga, Sarat Edukatif untuk Generasi Emas Indonesia

Baim Wong Bikin Penonton Berurai Air Mata, Film Semua Akan Baik-Baik Saja Kuras Emosi

Minggu, 17 Mei 2026 | 07:37 WIB
header img
Baim Wong membuat penonton berurai air mata, lewat film Semua Akan Baik-Baik Saja. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Kesuksesan film horor Sukma ternyata tidak membuat Baim Wong bertahan di genre yang sama. Aktor sekaligus sutradara itu justru mengambil langkah berbeda dengan menghadirkan film drama keluarga berjudul Semua Akan Baik-Baik Saja.

Keputusan tersebut berbuah manis. Baru tiga hari tayang di bioskop, film tersebut berhasil meraih lebih dari 300 ribu penonton. Angka itu menjadi pencapaian besar bagi film drama keluarga di tengah ketatnya persaingan perfilman nasional maupun internasional.

Film ini mengangkat kisah sederhana tentang kehidupan keluarga yang dipenuhi konflik, pengorbanan, hingga perjuangan ekonomi. Cerita yang dekat dengan realitas masyarakat Indonesia membuat banyak penonton merasa memiliki hubungan emosional dengan film tersebut.

Perjalanan Baim berpindah dari genre horor menuju drama keluarga menjadi sorotan publik. Selama ini, suami Paula Verhoeven itu dikenal lewat karya bernuansa gelap dan penuh ketegangan psikologis. Namun melalui Semua Akan Baik-Baik Saja, ia menghadirkan sisi yang lebih hangat dan manusiawi.

Baim mengaku drama keluarga sebenarnya bukan hal baru dalam perjalanan kariernya. Sebelum dikenal luas lewat film horor, genre drama justru menjadi akar awal perjalanan seninya.

Film tersebut lahir dari keresahan pribadi Baim mengenai hubungan keluarga yang perlahan merenggang akibat kesibukan, tekanan ekonomi, ego, hingga minimnya komunikasi.

“Kadang kita terlalu sibuk sampai lupa kalau rumah itu tempat paling penting. Kita pikir kebahagiaan ada di luar sana, padahal sebenarnya keluarga itu sumber kebahagiaan terbesar,” ungkap Baim Wong.

Lewat film ini, ayah dua anak itu ingin mengingatkan pentingnya menjaga hubungan dengan keluarga di tengah kehidupan modern yang semakin individualistis.

Cerita dalam film memperlihatkan berbagai persoalan yang kerap terjadi di banyak rumah tangga. Mulai dari konflik kakak-adik, perjuangan mencari nafkah, hingga pengorbanan seseorang yang rela mengubur impiannya demi keluarga.

“Semua sebenarnya karena mengenai keluarga. Ada kakak-adik yang berantem, masalah ekonomi, sampai mengurungkan cita-cita demi adik-adiknya. Yang paling penting, kebahagiaan itu sebenarnya ada di keluarga,” katanya.

Baim sengaja membuat konflik dalam film terasa realistis agar penonton merasa dekat dengan cerita yang ditampilkan. Ia tidak ingin menghadirkan drama yang berlebihan, melainkan kisah yang bisa terjadi dalam kehidupan siapa saja.

Respons penonton pun disebut sangat emosional sejak hari pertama penayangan. Banyak penonton menangis selama film berlangsung hingga terbawa suasana setelah keluar dari studio bioskop.

Menurut Baim, beberapa penonton bahkan langsung menghubungi keluarga mereka usai menonton film tersebut.

“Alhamdulillah ada yang minta maaf ke orang tua, ke adik, ke kakak. Itu yang paling berkesan buat saya. Memang manfaat film ini pengennya ke arah sana,” lanjutnya.

Bagi pria berusia 45 tahun itu, keberhasilan film tidak hanya diukur dari jumlah penonton atau pendapatan box office. Ia merasa lebih bahagia jika karya yang dibuat mampu memberikan dampak emosional bagi masyarakat.

Film Semua Akan Baik-Baik Saja juga diperkuat jajaran aktor dan aktris papan atas Indonesia seperti Reza Rahadian, Christine Hakim, Asri Welas, Happy Salma, Raihaanun, hingga Ari Irham.

Menurut Baim, seluruh pemain tampil total dan mampu menghadirkan emosi yang kuat di depan kamera.

“Semuanya sudah all out dengan rasa yang saya perlukan di film ini,” ujarnya.

Saat ini, antusiasme publik terhadap film tersebut terus meningkat. Bersama para pemain, Baim juga aktif melakukan tur promosi ke sejumlah kota seperti Yogyakarta, Solo, Surabaya, hingga Malang.

Baim berharap film itu tidak hanya sukses secara komersial, tetapi juga mampu meninggalkan pesan mendalam bagi penonton tentang pentingnya keluarga.

“Kalau setelah nonton orang jadi lebih sayang sama keluarganya, itu sudah lebih dari cukup buat saya,” ucap dia.

Editor : Tedy Ahmad

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut