get app
inews
Aa Text
Read Next : Spanyol Pilih Argentina daripada Inggris di Final Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Buka Suara

Rahasia Kebangkitan Spanyol! La Roja 2026 Tinggalkan Tiki-Taka demi Permainan Lebih Ganas

Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB
header img
Spanyol 2026 tampil dengan identitas baru saat melaju ke final Piala Dunia, meninggalkan gaya tiki-taka khas juara dunia 2010 (Foto: FIFA)

MADRID, iNewsBekasi.id Timnas Spanyol kembali menunjukkan dominasinya di panggung sepak bola dunia dengan melaju ke final Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Prancis 2-0 di babak semifinal. Namun, La Roja yang tampil pada edisi 2026 memiliki karakter permainan yang jauh berbeda dibanding skuad legendaris yang menjuarai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Meski sama-sama mengandalkan teknik tinggi dan kecerdasan bermain, perubahan besar terjadi pada filosofi permainan, komposisi pemain, hingga cara membangun serangan. Jika Spanyol 2010 identik dengan tiki-taka yang mendominasi penguasaan bola, Spanyol 2026 tampil lebih cepat, vertikal, dan agresif dalam menyerang.

Tiki-Taka 2010 Berubah Menjadi Sepak Bola Vertikal

Perbedaan paling mencolok terlihat dari pendekatan menyerang. Pada era pelatih Vicente del Bosque, Spanyol membangun identitas sebagai tim pengusung filosofi tiki-taka dengan menguasai bola melalui rangkaian umpan pendek dan sabar hingga menemukan celah di pertahanan lawan.

Penguasaan bola mereka kerap mencapai lebih dari 60 persen dalam satu pertandingan. Ritme permainan dikendalikan oleh para maestro lini tengah seperti Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Sergio Busquets, dan Xabi Alonso, yang membuat lawan kehabisan energi sebelum akhirnya kebobolan.

Sebaliknya, Spanyol 2026 tetap mengutamakan kualitas penguasaan bola, tetapi tidak lagi mempertahankan sirkulasi umpan yang berlarut-larut. La Roja kini lebih memilih menyerang ruang kosong secepat mungkin melalui transisi cepat dari bertahan ke menyerang.

Dengan hanya beberapa sentuhan umpan, serangan dapat langsung diarahkan ke area pertahanan lawan melalui kecepatan pemain sayap dan pergerakan agresif di sepertiga akhir lapangan.

Perubahan tersebut menjadi bukti evolusi sepak bola Spanyol yang tetap mempertahankan kualitas teknik, tetapi menyesuaikannya dengan tuntutan sepak bola modern yang lebih dinamis.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut