Rahasia Kebangkitan Spanyol! La Roja 2026 Tinggalkan Tiki-Taka demi Permainan Lebih Ganas
Meski gaya bermain berubah drastis, kekuatan lini belakang tetap menjadi identitas Timnas Spanyol.
Pada Piala Dunia 2010, La Roja hanya kebobolan dua gol sepanjang turnamen. Lini pertahanan yang dihuni Carles Puyol, Gerard Pique, Joan Capdevila, serta penjaga gawang Iker Casillas menjadi salah satu benteng terbaik di dunia saat itu.
Generasi 2026 juga mempertahankan organisasi pertahanan yang solid. Disiplin menjaga posisi, pressing yang terkoordinasi, serta kemampuan membangun serangan dari lini belakang masih menjadi kekuatan utama tim.
Perbedaan lain tampak pada profil usia para pemain.
Skuad Spanyol 2010 berada di puncak karier setelah meraih berbagai gelar domestik maupun Liga Champions bersama klub masing-masing. Kekompakan mereka juga terbentuk karena sudah lama bermain bersama di level klub maupun tim nasional.
Sebaliknya, mayoritas pemain Spanyol 2026 merupakan generasi muda yang baru mulai menapaki level tertinggi sepak bola internasional.
Lamine Yamal menjadi simbol regenerasi tersebut. Dengan kombinasi talenta muda dan pengalaman sejumlah pemain senior, La Roja dinilai tidak hanya berpeluang mengangkat trofi Piala Dunia 2026, tetapi juga berpotensi mendominasi berbagai turnamen internasional dalam beberapa tahun mendatang.
Editor : Wahab Firmansyah