Prajurit TNI Tewas dengan 10 Luka Tusuk, Polisi Sudah Tangkap 4 Tersangka
TANGERANG SELATAN, iNewsBekasi.id – Kasus tewasnya prajurit TNI Angkatan Darat (AD), Prada Arif Budi Sampurna (ABS), di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, terus berkembang. Kodam XVII/Cenderawasih mengungkapkan bahwa terdapat sembilan orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan dan penusukan yang menewaskan korban.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto membenarkan bahwa Prada Arif merupakan anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang tengah menjalankan penugasan di Jakarta.
"Prada ABS memang benar anggota Kodam XVII/Cen yang sedang melaksanakan tugas untuk membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cen di Jakarta," kata Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Tri Purwanto dalam keterangannya, Rabu (22/7/2026).
Tri Purwanto menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polres Tangerang Selatan dan Polda Metro Jaya yang menangani kasus tersebut. Berdasarkan informasi awal, insiden maut itu diduga dipicu oleh kesalahpahaman yang terjadi di sebuah rumah makan.
Perselisihan tersebut kemudian berkembang menjadi aksi pengeroyokan terhadap korban yang disertai penusukan menggunakan senjata tajam.
"Kemudian menyebabkan aksi pengeroyokan disertai penusukan dari suatu kelompok masyarakat terhadap Prada ABS yang menyebabkan luka meninggal dengan luka tusukan," ujarnya.
Dari hasil pendalaman penyidikan, Kodam XVII/Cenderawasih menyebut terdapat sembilan orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan dan penusukan terhadap Prada Arif. Sementara delapan orang lainnya yang sebelumnya diamankan untuk dimintai keterangan telah dipulangkan karena tidak terbukti terlibat.
"Dari hasil pendalaman penyidikan, dapat kami sampaikan bahwa terduga pelaku pengeroyokan dan penusukan kepada korban Prada ABS sejumlah 9 orang, sedangkan 8 orang saksi lainnya telah dibebaskan karena tidak ada keterlibatan di dalam kejadian tersebut," tambahnya.
Editor : Wahab Firmansyah