get app
inews
Aa Text
Read Next : FSI DPR RI PKB Tempuh 12 Jam untuk Salurkan Bantuan Banjir ke Tapanuli Selatan

Bukan Sekadar Bantuan, Kebun Harmoni Bangun Kemandirian Penyintas Banjir Aceh Tamiang

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31 WIB
header img
Program Kebun Harmoni di Huntara Aceh Tamiang berhasil membantu penyintas banjir. Foto/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id- Program Kebun Harmoni menjadi harapan baru bagi warga penyintas banjir dan longsor yang masih tinggal di hunian sementara (Huntara) di Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui budidaya sayuran hidroponik dan ikan lele, masyarakat tidak hanya mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarga, tetapi juga membangun kembali semangat, kemandirian, dan kebersamaan pascabencana.

Panen perdana sayuran hidroponik dan ikan lele hasil budidaya warga menjadi bukti bahwa proses pemulihan pascabencana dapat dilakukan melalui pemberdayaan masyarakat. Selain menghasilkan bahan pangan, program ini menghadirkan aktivitas produktif yang membantu warga bangkit dari dampak bencana.

Program Kebun Harmoni merupakan kolaborasi PT East West Seed Indonesia (EWINDO) bersama Sekolah Ilmu dan Teknologi Hayati Institut Teknologi Bandung (SITH ITB). Program ini dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat melalui pendekatan pemberdayaan, bukan sekadar pemberian bantuan pangan jangka pendek.

Melalui program tersebut, warga dibekali berbagai keterampilan, mulai dari budidaya sayuran hidroponik, pemanfaatan growbox pada lahan terbatas, budidaya ikan lele dengan sistem bioflok, hingga pembuatan pupuk organik cair dan bokashi. Pendampingan dilakukan secara bertahap agar masyarakat mampu mengelola hingga memanen hasil budidaya secara mandiri.

Pendamping Program Kebun Harmoni sekaligus pegiat hidroponik Aceh, Obi, menilai manfaat program ini jauh melampaui hasil panen yang diperoleh masyarakat.

"Yang paling membahagiakan bukan hanya melihat sayuran tumbuh, tetapi melihat warga kembali memiliki semangat untuk berkegiatan bersama. Mereka belajar, saling membantu, dan mulai percaya bahwa mereka mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan keluarganya sendiri. Harapannya, ketika kembali ke rumah masing-masing, ilmu ini tetap mereka bawa dan terus dikembangkan," ujarnya.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut