Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Bhayangkara, Keluarga Arist Merdeka Sirait Apresiasi Kapolri atas Program Ziarah Holyland
Advertisement . Scroll to see content

Boni Hargens Sebut Pergantian Kapolri saat Ini Tidak Efektif: Bisa Merugikan Pimpinan Nasional

Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:58 WIB
  • author Vitrianda
Boni Hargens Sebut Pergantian Kapolri saat Ini Tidak Efektif: Bisa Merugikan Pimpinan Nasional
Analis politik, hukum, dan intelijen Boni Hargens. Foto: Dok

Boni pun mengidentifikasi dua entitas yang paling rentan dirugikan dengan isu pergantian Kapolri, yakni Presiden Prabowo secara personal sebagai pemimpin eksekutif, dan institusi penegakan hukum Indonesia secara keseluruhan. Menurut dia, persepsi publik tentang independensi dan integritas hukum adalah aset yang rapuh dan sulit dipulihkan jika sudah terkikis oleh narasi yang beredar luas.

"Saya tidak mengadvokasi penolakan permanen terhadap wacana pergantian Kapolri, melainkan menyarankan agar ide tersebut diabaikan sementara oleh presiden. Rekomendasi ini didasarkan pada konsep butterfly effect atau efek kupu-kupu, di mana satu keputusan kecil yang diambil dalam konteks yang kurang tepat dapat memicu serangkaian reaksi berantai yang dampaknya jauh melebihi perkiraan awal," pernah Boni.

Menurut Boni, seorang pemimpin yang efektif bukan hanya yang mampu mengambil keputusan yang secara hukum sah, melainkan juga yang mampu membaca medan komunikasi politik dan memilih momen terbaik untuk bertindak. Dia menegaskan menunda bukan berarti lemah, melainkan bentuk kecerdasan strategis yang mempertimbangkan keseluruhan ekosistem politik, sosial, dan persepsi publik.

"Konsep "efek kupu-kupu" dalam konteks ini merujuk pada potensi dampak yang tidak proporsional dan tidak terduga dari satu keputusan administratif terhadap keseluruhan sistem kepercayaan publik dan stabilitas politik," tegas dia.

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut