Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Contoh Teks Singkat Khutbah Jumat 4 September 2026, Menjaga Akhlak Generasi Muda
Advertisement . Scroll to see content

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M: Meneladani Akhlak Rasulullah di Era Digital

Selasa, 25 Agustus 2026 | 08:58 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M: Meneladani Akhlak Rasulullah di Era Digital
Wakil Ketua PC DMI Tambun Selatan Edi Siswanto. Foto/Istimewa

Karena itu, jabatan seharusnya tidak menjadi sarana untuk mencari keuntungan pribadi, melainkan tanggung jawab untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada orang lain.

Meneladani Rasulullah SAW berarti belajar untuk tidak menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan kepada kita.

Kasih Sayang dan Toleransi di Tengah Perbedaan

Kehidupan masyarakat saat ini juga diwarnai berbagai perbedaan. Perbedaan pilihan, pendapat, latar belakang, maupun cara pandang terkadang dengan mudah berubah menjadi pertentangan.

Di sinilah keteladanan Rasulullah SAW tentang kasih sayang dan toleransi menjadi sangat penting.

Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk memperlakukan manusia dengan baik. Beliau tidak membangun kehidupan masyarakat dengan kebencian, melainkan dengan kasih sayang, keadilan dan kepedulian.

Bahkan ketika memiliki kekuatan untuk membalas orang-orang yang pernah menyakiti dan memusuhinya, Rasulullah SAW menunjukkan sikap pemaaf. Keteladanan tersebut menunjukkan bahwa kemenangan sejati bukan sekadar kemampuan mengalahkan orang lain, tetapi kemampuan mengendalikan diri dan memilih jalan kebaikan.

Karena itu, perbedaan di tengah masyarakat seharusnya tidak menjadi alasan untuk saling membenci.

Menjadi Muslim yang Bermanfaat bagi Sesama

Rasulullah SAW juga memberikan contoh nyata tentang kepedulian kepada masyarakat. Beliau memperhatikan kaum lemah, anak yatim, fakir miskin, tetangga dan orang-orang yang membutuhkan pertolongan.

Keteladanan ini sangat relevan dengan kondisi kehidupan saat ini. Di tengah kesibukan mengejar keberhasilan pribadi, umat Islam tidak boleh melupakan orang-orang di sekitar yang membutuhkan bantuan.

Kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana: membantu tetangga, menyantuni anak yatim, membantu orang yang kesulitan, menghormati orang tua, menjaga kebersihan lingkungan, serta tidak merendahkan orang lain karena kondisi ekonominya.

Islam tidak hanya mengajarkan hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga mengajarkan bagaimana manusia memperlakukan manusia lainnya.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut