Prabowo Luncurkan PLTS 100 GWp, PLN Siap Kejar Swasembada Energi Indonesia
Pembangunan PLTS skala besar melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) sebesar 30,97 GWp. PLTS terapung sebesar 10,72 GWp. PLTS atap sebesar 9,35 GWp.
Selanjutnya, PLTS 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) sebesar 0,50 GWp. PLTS off-grid untuk kegiatan produktif sebesar 4,36 GWp. PLTS nonatap untuk kawasan industri sebesar 7,49 GWp.
Demand creation melalui hilirisasi, kendaraan listrik, kompor induksi, dan kebutuhan lainnya sebesar 24,13 GWp.
Bahlil menyebut, jika seluruh skenario tersebut dapat direalisasikan, program PLTS 100 GWp berpotensi menurunkan emisi hingga 140 juta ton CO2 per tahun.
"Kalau ini mampu kita implementasikan semuanya, kita dapat menurunkan emisi sebesar 140 juta ton CO2 per tahun dengan nilai ekonomi karbon sebesar 6,31 triliun rupiah," ucap Bahlil.
Selain berdampak terhadap sektor energi dan lingkungan, pengembangan PLTS dalam skala besar juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi yang signifikan.
Dari sisi ketenagakerjaan, program tersebut berpotensi menciptakan sekitar 5,5 juta lapangan kerja. Jumlah tersebut terdiri dari sekitar 3,465 juta tenaga kerja konstruksi dan 2,053 juta tenaga kerja manufaktur.
Pada tahap awal, proyek-proyek PLTS juga diharapkan memberikan dampak ekonomi melalui potensi penghematan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).
Aktivitas pembangunan proyek akan menjadi katalisator ekonomi di daerah melalui peningkatan kegiatan konstruksi, manufaktur, serta aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar lokasi proyek.
"Total investasi dari proyek ini kurang lebih sekitar 71.3 miliar USD, atau setara dengan Rp1.140 triliun. Dari total pekerjaan ini, kita bisa melakukan efisiensi terhadap subsidi setiap tahun mencapai Rp73,9 triliun rupiah," jelas Bahlil.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan kesiapan PLN untuk mendukung penuh visi pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita swasembada energi dan hilirisasi nasional.
PLN berkomitmen mempercepat Program PLTS 100 GWp melalui kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Selain itu, PLN akan memastikan kesiapan sistem kelistrikan, infrastruktur pendukung, serta pengembangan proyek PLTS agar dapat berjalan secara optimal.
Editor : Wahab Firmansyah