Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Plt Bupati Bekasi Evaluasi Dirum Perumda Tirta Bhagasasi, Karyawan Protes Kebijakan Manajemen
Advertisement . Scroll to see content

Open BO Berujung Maut! Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik Usai Kencan di Babelan

Senin, 14 September 2026 | 17:49 WIB
  • author Abdullah M Surjaya
Open BO Berujung Maut! Wanita Hamil 7 Bulan Tewas Dicekik Usai Kencan di Babelan
Lokasi pembunuhan terhadap KH di Babelan, Kabupaten Bekasi. Foto/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id- Kesepakatan kencan melalui aplikasi MiChat berujung tragis. Seorang perempuan berinisial KH (19) tewas setelah diduga dicekik pria berinisial AK (23) di sebuah warung mi ayam di Kampung Kedaung, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Polisi yang menerima laporan adanya keributan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan AK kurang dari satu jam setelah kejadian.

Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan, informasi awal terkait kejadian tersebut diterima melalui layanan darurat 110 dan laporan warga. Saat itu, sejumlah anggota kepolisian sedang melakukan patroli di sekitar lokasi.

“Setelah kejadian langsung kita cepat amankan dan langsung kita tangkap, dalam hitungan tidak sampai satu jam,” kata Wito, Senin (14/9/2026).

Kanit Reskrim Polsek Babelan AKP Syafwardi mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri ketika petugas tiba di lokasi kejadian.

Korban kemudian dievakuasi ke sebuah klinik sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Ananda Babelan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil. Pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.

Jenazah KH selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga meninggal setelah mengalami pencekikan pada bagian leher. Tekanan pada leher tersebut menyebabkan tulang rawan gondok korban patah hingga menghambat saluran pernapasan.

“Sehingga menyumbat jalan pernapasan dan menjadi penyebab kematian atau mati lemas,” ujar Syafwardi.

Syafwardi menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut bermula dari komunikasi antara korban dan pelaku melalui aplikasi MiChat.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut