Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Festival Seni di Cikarang Ini Sajikan Pameran, Kuliner, dan Workshop dalam Satu Tempat
Advertisement . Scroll to see content

LPCK Rombak Jajaran Komisaris, Sosok Ini Gantikan Charles Rigoux

Senin, 14 September 2026 | 18:50 WIB
  • author Abdullah M Surjaya
LPCK Rombak Jajaran Komisaris, Sosok Ini Gantikan Charles Rigoux
RUPSLB menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris. Foto/IST

CIKARANG, iNews.id - Lippo Cikarang melakukan perubahan susunan Dewan Komisaris setelah pemegang saham menyetujui pengunduran diri Charles Rigoux dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Dalam rapat yang digelar secara hybrid di Aryaduta Menteng, Jakarta, pemegang saham menyetujui pengangkatan Ketut Budi Wijaya sebagai Komisaris Perseroan. Ketut menggantikan Charles Rigoux dan melanjutkan sisa masa jabatan yang sebelumnya diemban Charles.

LPCK menyebutkan, surat pengunduran diri Charles telah diterima perseroan pada 17 Juli 2026. Informasi mengenai pengunduran diri tersebut kemudian disampaikan kepada publik melalui keterbukaan informasi pada 20 Juli 2026.

RUPSLB juga menegaskan kembali susunan Dewan Komisaris dan Direksi LPCK yang berlaku sejak rapat ditutup hingga berakhirnya masa jabatan pada penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 2029.

Adapun susunan Dewan Komisaris LPCK kini terdiri atas Didik Junaedi Rachbini sebagai Presiden Komisaris Independen, Hadi Cahyadi sebagai Komisaris Independen, Ketut Budi Wijaya sebagai Komisaris, serta George Raymond Zage III sebagai Komisaris.

Sementara jajaran Direksi LPCK terdiri atas Agus Arismunandar sebagai Presiden Direktur, Marshal Martinus Tissadharma sebagai Direktur, dan Indryanarum sebagai Direktur.

Manajemen LPCK optimistis perubahan susunan kepemimpinan tersebut dapat memperkuat tata kelola perusahaan sekaligus mendukung strategi pertumbuhan perseroan dalam jangka panjang.

Perseroan akan melanjutkan fokus pengembangan Lippo Cikarang Cosmopolis sebagai kawasan terpadu yang menggabungkan hunian, area komersial, serta berbagai fasilitas pendukung.

Strategi tersebut juga akan diarahkan untuk menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan melalui penguatan kinerja operasional, inovasi, serta penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Di tengah perubahan manajemen, LPCK mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan membukukan pra-penjualan atau marketing sales sebesar Rp902 miliar.

Capaian tersebut setara dengan 53 persen dari target pra-penjualan LPCK sepanjang 2026. Nilainya juga meningkat 14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp791 miliar.

Kinerja pra-penjualan tersebut terutama ditopang tingginya permintaan terhadap produk residensial. Rumah tapak menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 69 persen dari total pra-penjualan pada semester I 2026.

Selain pertumbuhan pra-penjualan, LPCK mencatatkan EBITDA sebesar Rp318 miliar pada semester I 2026. Margin EBITDA perseroan juga meningkat menjadi 20 persen, dibandingkan 13 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan margin tersebut menunjukkan adanya penguatan kinerja operasional perseroan di tengah ekspansi bisnis kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis.

Editor: Abdullah M Surjaya

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut