Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Besar Kejaksaan, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana
Advertisement . Scroll to see content

Heboh! Pria di Bekasi Selatan Berteriak Minta Tolong sebelum Lompat ke Kalimalang

Jum'at, 16 Oktober 2026 | 11:00 WIB
  • author Abdullah M Surjaya
Heboh! Pria di Bekasi Selatan Berteriak Minta Tolong sebelum Lompat ke Kalimalang
Tim SAR melakukan pencarian pria yang tenggelam di Kalimalang Bekasi. (Foto: Istimewa).

BEKASI, iNewsBekasi.id– Seorang pria berusia 34 tahun dilaporkan melompat ke aliran Kalimalang, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (16/10/2026). Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari keberadaan pria tersebut setelah tidak terlihat muncul kembali ke permukaan air.

Sebelum kejadian, pria bernama Muhammad Ramadhan Ade S. itu disebut sempat berteriak meminta pertolongan karena merasa ada seseorang yang mengancamnya.

Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, petugas menerima informasi kejadian pada pukul 11.12 WIB. Personel BPBD tiba di lokasi pada pukul 11.25 WIB untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi Wiratma Puspita melaporkan peristiwa itu sebagai kejadian yang membahayakan manusia. Informasi awal juga menyebutkan bahwa korban diduga merupakan anggota Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT). Namun, informasi mengenai keterkaitan tersebut masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.

Menurut keterangan Mustakim (43), petugas keamanan sebuah tempat usaha yang menjadi saksi kejadian, korban sempat berteriak meminta pertolongan. Namun, ketika diperhatikan, korban terlihat sedang sendirian.

“Korban kemudian berlari, memanjat pagar pembatas, lalu melompat ke aliran Kalimalang. Setelah itu, korban tidak terlihat muncul kembali ke permukaan air,” kata Wiratma dalam keterangan tertulisnya, Jumat (16/10/2026).

Keterangan serupa disampaikan Idul Mukti (31), sepupu korban. Ia menuturkan bahwa sebelum kejadian, korban sempat meminta izin untuk pergi ke toilet dan masih berada dalam pengawasannya hingga masuk ke toilet.

Menurut Idul, korban sebelumnya merasa sedang mendapat ancaman. Ia kemudian menerima informasi bahwa korban berteriak, memanjat pagar pembatas, dan melompat ke aliran Kalimalang.

BPBD Kota Bekasi mencatat, saat kejadian korban mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih bercorak dan celana formal abu-abu. Korban juga dilaporkan tidak mengenakan sandal.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut