Atap Rumah Bisa Menghasilkan Listrik, Begini Cara Kerja PLTS Atap
JAKARTA, iNewsBekasi.id- Atap rumah, perkantoran, hingga bangunan komersial dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik melalui teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap. Sistem ini menggunakan panel surya berbasis fotovoltaik untuk mengubah energi matahari menjadi energi listrik yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bangunan.
Cara kerja PLTS Atap dimulai ketika panel surya menangkap sinar matahari. Energi tersebut kemudian diubah menjadi listrik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, seperti penerangan, pendingin ruangan, dan peralatan elektronik.
Pemanfaatan energi surya juga menjadi bagian dari rencana pengembangan ketenagalistrikan Indonesia. Dalam Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025–2034, direncanakan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW) hingga 2034.
Dari total kapasitas tersebut, sebanyak 52,9 GW direncanakan berasal dari energi baru terbarukan (EBT) dan sistem penyimpanan energi. Sementara itu, tenaga surya mendapatkan porsi pengembangan sebesar 17,1 GW.
Direktur Utama PLN Icon Plus, Chipta Perdana, mengatakan pemanfaatan energi surya semakin relevan dengan arah pengembangan sektor ketenagalistrikan nasional.
Menurut Chipta, PLTS Atap memiliki beberapa konfigurasi yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Sistem on-grid terhubung dengan jaringan listrik, sedangkan off-grid dapat beroperasi secara mandiri dengan dukungan sistem penyimpanan energi.
Selain itu, terdapat sistem hybrid yang mengombinasikan beberapa sumber atau sistem energi untuk memenuhi kebutuhan listrik.
Editor: Wahab Firmansyah