Aksi Kekerasan dan Vandalisme Meningkat, Sahroni Desak Polisi Tanggap Laporan Publik

Wahab Firmansyah
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Foto/Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id- Fenomena aksi main hakim sendiri kian marak terjadi di berbagai daerah. Aksi tersebut kerap disertai vandalisme, kekerasan, hingga penyerangan terhadap pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum.

Beberapa kasus yang muncul di tengah masyarakat antara lain pelemparan petasan hingga tindakan penyerangan terhadap terduga pelaku kejahatan. Kondisi ini dinilai mencerminkan meningkatnya keresahan publik terhadap situasi keamanan.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, menilai aksi main hakim sendiri tidak akan terjadi apabila aparat kepolisian bergerak cepat dalam menindaklanjuti laporan masyarakat.

“Aksi main hakim sendiri memang tidak bisa dibenarkan, tapi terkadang hal itu disebabkan oleh rasa frustasi masyarakat karena sikap aparat yang kurang tanggap. Jadi masyarakat sudah geram akan tindak kriminal yang dilaporkan namun tidak segera ditindaklanjuti, bahkan kalau sampai ada pembiaran atau bahkan deal-dealan oknum dengan pelaku krinimal Maka terjadilah aksi-aksi seperti vandalisme, pelemparan petasan dan aksi-aksi main hakim sendiri lainnya,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Editor : Wahab Firmansyah

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network