“Pihak lingkungan sempat melakukan upaya agar yang bersangkutan berhenti. Bahkan, kami terpaksa mematikan aliran listrik di area makam agar proses penggalian tidak berlanjut. Setelah itu, A akhirnya bersedia menghentikan aksinya dan meninggalkan lokasi," ujar Muhammad Ali, Senin (11/5/2026).
Kericuhan kecil di area pemakaman sempat membuat suasana malam di kawasan Setu menjadi mencekam. Beruntung, jenazah sang ibu belum sempat dipindahkan atau dikeluarkan dari liang lahat sebelum aksi tersebut berhasil digagalkan warga dan petugas.
Meski aksi pembongkaran makam berhasil dihentikan, kasus tersebut kini menjadi perhatian aparat penegak hukum. Polisi dari Polsek Cisauk masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami motif di balik tindakan nekat tersebut.
Selain menyelidiki kasus, polisi juga akan melakukan mediasi terhadap keluarga yang berselisih guna mencegah konflik serupa terjadi kembali. Pihak kelurahan turut mengimbau masyarakat agar menyelesaikan persoalan keluarga melalui musyawarah dan tidak melakukan tindakan yang melanggar norma maupun hukum.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
