Agustina menilai selama ini masih terdapat kendala dalam proses pertukaran dan validasi data antarlembaga yang berpotensi memengaruhi efektivitas pelaksanaan program.
"Hanya mungkin di masa lalu kemarin ada yang versinya, 'Oh ya BGN yang tidak mau menerima data kami,' atau sebaliknya, 'Oh yang mereka tidak kasih.' Nah, itu saya yakin sekarang ini adalah program prioritas maka saya yakin dari kementerian lembaga pun akan mendukung kami," tuturnya.
BGN memastikan penghentian penyaluran Makan Bergizi Gratis hanya bersifat sementara dan dilakukan selama periode libur sekolah berlangsung.
"Iya, stop untuk yang semasa libur sekolah sambil kita membenahi," ucapnya.
Setelah proses audit dan perbaikan tata kelola selesai, program MBG direncanakan kembali berjalan saat siswa kembali masuk sekolah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan, akurasi data penerima manfaat, serta efektivitas pelaksanaan program secara nasional.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
