6. Tidak Tampak Bekas Air Kencing
Dalam kitab tersebut juga disebutkan bahwa ketika Rasulullah SAW buang air kecil, tidak tampak bekasnya.
7. Hati Rasulullah SAW Tidak Pernah Tidur
Meski mata Rasulullah SAW terpejam ketika tidur, hati beliau tidak pernah tertidur. Hal ini menjadi salah satu kekhususan yang disebutkan para ulama dalam pembahasan mengenai sifat-sifat khusus Rasulullah SAW.
8. Tidak Tampak Bayangannya di Bawah Matahari
Keistimewaan lainnya yang disebutkan adalah tidak terlihat bayangan Rasulullah SAW meskipun berada di bawah terik matahari.
9. Kedua Pundaknya Lebih Tinggi ketika Duduk di Majelis
Ketika Rasulullah SAW duduk bersama para sahabat dalam sebuah majelis, kedua pundaknya disebut berada lebih tinggi dibandingkan orang-orang yang duduk di sekelilingnya.
10. Lahir dalam Keadaan Sudah Berkhitan
Syaikh Nawawi Al-Bantani juga menyebutkan bahwa Rasulullah SAW dilahirkan dalam keadaan telah berkhitan.
Fadhilah Menghafal 10 Keistimewaan Nabi Muhammad SAW
Selain menyebutkan keistimewaan Rasulullah SAW, Syaikh Nawawi Al-Bantani juga mencantumkan bait mengenai keutamaan menghafalnya.
هَذِىْ الخَصَاءِصُ فَاحْفَظْهَا تَكُنْ اَمِنًامِنْ شَرِّ نَارٍ وَسُرَّاقٍ وَمِنْ مِحَنٍ
Artinya: "Ini adalah keistimewaan-keistimewaan Nabi Muhammad SAW. Maka hafalkanlah, niscaya engkau akan selamat dari bahaya kebakaran, pencuri, dan berbagai macam musibah."
Keterangan tersebut tercantum dalam Maroqil Ubudiyah Syarah Bidayatul Hidayah karya Syaikh Muhammad Nawawi Al-Jawi Al-Bantani. Namun, berbagai riwayat atau keterangan mengenai kekhususan Nabi Muhammad SAW perlu dipahami dalam konteks pembahasan ulama.
Yang paling utama bagi umat Islam bukan sekadar mengetahui keistimewaan Rasulullah SAW, tetapi juga meneladani akhlak, sunnah, kasih sayang, dan ketawadhuan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan mengenal sosok Rasulullah SAW lebih dekat, diharapkan kecintaan kepada Nabi semakin kuat dan mendorong umat Islam untuk mengikuti ajaran yang beliau wariskan.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
