Gunung Anak Krakatau Ternyata Lahir dari Dasar Laut, Begini Sejarah Kemunculannya

Reza Fajri
Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda. Foto: Instagram/Istimewa

Gunung Anak Krakatau Kehilangan Sebagian Tubuhnya

Pertumbuhan Anak Krakatau berlangsung selama puluhan tahun. Namun, perubahan besar terjadi pada 22 Desember 2018.

Erupsi dan longsoran sebagian tubuh gunung menyebabkan sebagian besar bangunan Anak Krakatau runtuh.

Runtuhnya sebagian tubuh gunung kemudian memicu tsunami Selat Sunda yang menerjang kawasan pesisir di sekitar Selat Sunda dan menimbulkan korban jiwa.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa Gunung Anak Krakatau bukan hanya bagian dari sejarah letusan Krakatau 1883. Anak Krakatau merupakan gunung api aktif yang terus mengalami perubahan akibat aktivitas vulkanik.

Sejarah kemunculan Gunung Anak Krakatau menunjukkan bagaimana sebuah gunung api dapat lahir dari dasar laut melalui proses panjang. Dari material vulkanik yang awalnya menumpuk di bawah permukaan laut, terbentuklah tubuh gunung yang kemudian menjadi salah satu gunung api paling dikenal di Indonesia.

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network