get app
inews
Aa Read Next : Saat Hari Tasyrik Umar bin Khattab Melakukan Amalan Utama Berikut Ini

Puasa Ayyamul Bidh Juli 2022 Jatuh Tanggal Berapa? Berikut Jadwal, Niat dan Keutamaannya

Selasa, 12 Juli 2022 | 21:03 WIB
header img
Puasa ayyamul Juli 2022 dimulai tanggal 14-15 setelah selesainya Hari tasyrik. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Puasa Ayyamul Bidh Juli 2022 jatuh tanggal berapa? Puasa sunnah yang dikerjakan tiga hari pada sebulan ini bertepatan dengan Bulan Dzulhijjah.

Ustaz Hanif Luthfi MA dalam bukunya berjudul Amalan Ibadah Bulan Dzulhijjah menjelaskan, Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunnah yang dilakukan tiga hari dalam tiap bulan ketika rembulan sedang purnama yaitu, tanggal 13, 14 dan 15 tiap bulan qamariyyah. Ayyamul Bidh artinya hari-hari putih.  

Namun kesunnahan puasa ayyamul bidh ini menjadi masalah ketika di bulan Dzulhijjah. Sebab, tanggal 13 bulan Dzulhijjah masih masuk hari tasyrik yang dilarang puasa mulai tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Sebagaimana hadits dalam Shahih Bukhari dari Ibnu ‘Umar dan ‘Aisyah, mereka “Pada hari tasyriq tidak diberi keringanan untuk berpuasa kecuali bagi orang yang tidak mendapat al hadyu ketika itu.” ( HR. Bukhari).

Dalam riwayat lain disebutkan:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ حُذافة يَطُوفُ فِي مِنًى: "لَا تَصُومُوا هَذِهِ الْأَيَّامَ، فَإِنَّهَا أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ، وَذِكْرِ اللَّهِ، عز وجل"

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW menyuruh Abdullah ibnu Huzafah untuk berkeliling di Mina menyampaikan seruan berikut: Janganlah kalian melakukan puasa pada hari-hari ini, karena sesungguhnya hari-hari ini adalah hari-hari untuk makan dan minum serta berzikir kepada Allah SWT". (HR Muslim).

Lalu, Puasa Ayyamul Bidh Juli 2022 tanggal berapa?

Jika biasanya puasa ayyamul bidh dilakukan tiap tanggal 13,14,15, maka pada bulan Dzulhijjah bisa dilakukan mulai tanggal 14, 15, 16 Bulan Dzulhijjah bertepatan hari Kamis-Sabtu tanggal 14-16 Juli 2022.

Namun, bagi Muslim yang merayakan Idul Adha lebih awal yakni pada hari Sabtu, 9 Juli 2022, maka bisa melaksanakan Puasa Ayyamul Bidh mulai Rabu-Jumat, tanggal 13-15 Juli.  


Imam an-Nawawi (w. 676 H) menyebutkan dalam kitabnya al-Majmu' bahwa puasa 3 hari di setiap bulan itu tak harus tanggal 13, 14, 15.

Tapi yang penting tiga hari. Hadits-hadits yang shahih menyebutkan bahwa puasa 3 hari tiap bulan tak dibatasi waktunya. Zahirnya jika sudah puasa tiga bulan, maka sudah hasil pahalanya.

Adapun hadis-hadis yang menunjukkan kesunnahan puasa tiga hari tiap bulan, tanpa disebutkan tanggal pastinya adalah sebagai berikut: 

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: “Kekasihku (yaitu Rasulullah صلى الله عليه وسلم mewasiatkan padaku tiga nasehat yang aku tidak meninggalkannya hingga aku mati: 1- berpuasa tiga hari setiap bulannya, 2- mengerjakan shalat Dhuha, 3- mengerjakan shalat witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari).

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Berikut lafadz bacaan niat Puasa Ayyamul Bidh:

نويت صوم غد ايام البيض سنة لله تعالى.

Nawaitu Shauma Ghadin Ayyaamul Bidh Sunnatan Lillaahi Ta'ala.

Artinya: Saya niat berpuasa besok pada hari-hari putih sunnah karena Allah Ta'ala.

Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Keutamaan menjalankan Puasa Ayyamul Bidh banyak disebutkan dalam hadits. Di antaranya dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda:

صَوْمُ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ صَوْمُ الدَّهْرِ كُلِّهِ

“Puasa pada tiga hari setiap bulannya adalah seperti puasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari). 

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم biasa berpuasa pada ayyamul biidh ketika tidak bepergian maupun ketika bersafar.” (HR. An-Nasa'i).

Sebagaimana hadits dari Abu Dzar, Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda padanya:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Hai Abu Dzar, “Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (dari bulan Hijriyah).” (HR Tirmidzi dan an Nasai mengatakan bahwa haditsnya hasan).

Dari Ibnu Milhan al-Qoisiy, dari ayahnya, ia berkata, “Rasulullah صلى الله عليه وسلم biasa memerintahkan pada kami untuk berpuasa pada ayyamul bidh yaitu 13, 14 dan 15 (dari bulan Hijriyah).” Dan beliau bersabda, “Puasa ayyamul bidh itu seperti puasa setahun.” (HR. Abu dan An Nasai).

Demikian penjelasan mengenaai Puasa Ayyamul Bidh Juli 2022 tanggal berapa berikut jadwal dan bacaan niaatnya untuk diamaalkan.

Wallahu A'lam

Editor : Eka Dian Syahputra

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut