Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Jaksa KPK Hormati Vonis Ade Kuswara 6 Tahun, Ada Pihak Lain dalam Perkara
Advertisement . Scroll to see content

KPK Tahan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Atas Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa

Kamis, 06 Januari 2022 | 21:39 WIB
  • author Muhammad Farhan
KPK Tahan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Atas Kasus Suap Pengadaan Barang dan Jasa
KPK langsung menahan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan delapan tersangka lainnya hingga 20 hari ke depan. (Foto: SINDOnews)

JAKARTA, iNews.id - KPK melakukan penahanan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dan delapan tersangka lainnya hingga 20 hari ke depan. Kesembilan orang tersebut ditetapkan tersangka atas kasus suap pengadaan barang jasa serta lelang jabatan di Pemerintahan Kota Bekasi.

Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan sembilan tersangka tersebut akan ditahan di tiga Rumah Tahanan (Rutan) berbeda. Firli menambahkan bahwa para tahanan akan diisolasi mandiri pada rutan masing-masing. "Saat ini dilakukan penahanan di Rutan selama 20 hari pertama terhitung sejak 6 Januari 2022 sampai dengan 25 Januari 2022," ujar Firli dalam jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (6/1/2022).

Rincian sembilan orang tahanan beserta lokasi penahanannya yaitu: 

1. Rutan Pomdam Jaya Guntur: 
• AA (Ali Amril) 
• LBM (Lai Bui Min alias Anen) 
• SY (Suryadi) 
• MS (Makhfud Saifudin) 

2. Rutan Gedung Merah Putih : 
• RE (Rahmat Effendi) 
• WY (Wahyudin)

3. Rutan KPK pada Kavling C1: 
• MB (M. Bunyamin) 
• MY (Mulyadi alias Bayong) 
• JL (Jumhana Lutfi) 

Firli Bahuri menjelaskan KPK juga menetapkan empat tersangka sebagai pemberi suap. Mereka adalah, Direktur PT MAM Energindo Ali Amril (AA), pihak swasta, Lai Bui Min alias Anen (LBM), Direktur PT Kota Bintang Rayatri dan PT Hanaveri Sentosa, Suryadi (SY) dan Camat Rawalumbu Makhfud Saifudin (MS).

Editor: Eka Dian Syahputra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut