Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : KM Virgo Transport 8 Terbalik: 108 Penumpang Selamat, 6 Meninggal, 129 Masih Dicari
Advertisement . Scroll to see content

Di Hadapan DPR, Basarnas Ungkap Krisis Alat Deteksi Dini: Rusak dan Tak Bisa Diperbaiki

Selasa, 08 Juli 2025 | 14:53 WIB
  • author Vitrianda
Di Hadapan DPR, Basarnas Ungkap Krisis Alat Deteksi Dini: Rusak dan Tak Bisa Diperbaiki
Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii/Foto: Felldy Utama

Lebih lanjut, Syafii mengakui bahwa kerusakan sistem deteksi dini ini telah mengganggu pelaksanaan operasi SAR yang dilakukan oleh Basarnas. Ia juga menyoroti pergeseran posisi Indonesia dalam ranking negara-negara yang memiliki kemampuan SAR.

"Tahun 2024 tergeser ke posisi enam setelah Singapura, Amerika, Australia, Vietnam, Hongkong, dan China. Dan tahun 2025 ini juga mengalami penurunan ke posisi delapan," imbuhnya, menunjukkan penurunan performa yang bisa jadi terkait dengan keterbatasan fasilitas.

Anggota Komisi V DPR RI turut menyoroti permasalahan ini. Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, misalnya, menyebut bahwa Basarnas bahkan belum memiliki alat sonar yang memadai untuk mencari titik lokasi kapal yang tenggelam secara pasti, hanya mampu mendeteksi keberadaan korban di dalamnya.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut