Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kerusuhan Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Keterlibatan Ormas
Advertisement . Scroll to see content

Motif Sadis Terungkap! PPPK RSPAU Halim Dibunuh di Bekasi, Pelaku Incar Harta Korban

Jum'at, 13 Februari 2026 | 09:21 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Motif Sadis Terungkap! PPPK RSPAU Halim Dibunuh di Bekasi, Pelaku Incar Harta Korban
Polisi ungkap motif sementara pembunuhan PPPK RSPAU Halim di Bekasi. Foto/Ilustrasi/SINDOnews

Korban Ditemukan Tewas di Kontrakan

Sebelumnya, korban ditemukan tewas di rumah kontrakannya pada Rabu (4/2/2026). Jasad NHW pertama kali ditemukan oleh rekannya berinisial SR yang merasa curiga karena korban tidak masuk kerja sejak Senin (2/2/2026) dan ponselnya tidak dapat dihubungi.

Budi menjelaskan, korban merupakan pegawai PPPK di RSPAU Halim Perdanakusuma.

“Korban inisial NH, laki-laki berusia 31 tahun merupakan pegawai PPPK di RSPAU Halim PK,” kata Budi.

Kecurigaan saksi mendorongnya untuk mendatangi rumah kontrakan korban. Saat tiba di lokasi, pintu dalam kondisi terkunci. Saksi kemudian menghubungi pemilik kontrakan untuk meminta kunci cadangan.

Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dalam kondisi tertutup selimut. Polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Hingga kini, penyidik masih mendalami motif dan peran masing-masing pelaku dalam kasus pembunuhan PPPK RSPAU di Bekasi tersebut. Polisi menegaskan akan mengungkap fakta secara menyeluruh sebelum menyimpulkan motif akhir secara resmi.

Kasus ini menjadi perhatian publik, khususnya di wilayah Bekasi dan Jakarta Timur, mengingat korban merupakan tenaga kesehatan di lingkungan rumah sakit militer.
 

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut