Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kerusuhan Demo 27 Agustus: Polda Metro Jaya Dalami Dugaan Keterlibatan Ormas
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Freezer di Bekasi, Dibungkus Kain dan Plastik

Senin, 30 Maret 2026 | 09:40 WIB
  • author Riyan Rizki Roshali
Kronologi Penemuan Mayat Korban Mutilasi dalam Freezer di Bekasi, Dibungkus Kain dan Plastik
Ilustrasi, polisi olah TKP penemuan mayat korban mutilasi dalam freezer di Bekasi. (Foto: Istimewa).

BEKASI, iNewsBekasi.id - Kronologi penemuan mayat korban mutilasi dalam freezer di Bekasi bermula dari bau yang sudah membusuk, di mana Korban diketahui pegawai kios ayam geprek berinisial AH (39). 

Mayat korban mutilasi ditemukan dalam freezer di kios ayam geprek Perumahan Mega Regency, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (29/3/2026). 

Jasad korban pertama kali ditemukan pada Minggu dini hari. Korban ditemukan tewas mengenaskan dalam kondisi tubuh sudah membusuk dan terbungkus kain serta plastik di dalam kios tempatnya bekerja.

Penemuan jasad ini terjadi ketika pemilik gerai mendatangi kios yang berlokasi di Blok D 33 tersebut. 

Berdasarkan keterangan warga sekitar, korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi yang memprihatinkan. Jasadnya tersembunyi di dalam kios dalam balutan kain dan plastik yang memperkuat dugaan korban pembunuhan. 

"Ditemukan oleh bosnya sendiri pas Minggu dini hari. Kondisinya sudah dibungkus kain sama plastik di dalam (kios)," ujar Ali, salah seorang warga di lokasi kejadian, Minggu (29/3/2026). 

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Abdul Rahim menjelaskan jasad korban ditemukan dalam freezer. Kondisinya tanpa tangan dan kaki.

“Korban disimpan dalam freezer dengan kondisi tanpa tangan dan kaki,” kata Rahim, Senin (30/3/2026).

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi telah menangkap dua orang terduga pelaku. Keduanya diketahui berinisial DS alias A dan S.

“Sudah, dua orang pelakunya sudah kita tangkap. Inisialnya DS alias A dan S,” ujar dia.

Editor: Tedy Ahmad

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut