Kisah Khalid bin Walid: Panglima Tak Pernah Kalah dan Kebal Racun
Dalam riwayat lain, pada masa kekhalifahan Abu Bakar, Khalid bin Walid kembali diuji dengan racun. Ia berkata kepada pembawa minuman tersebut, “Berikan minuman itu!” Lalu ia berdoa:
“Dengan menyebut nama Allah, Tuhan langit dan bumi. Dengan menyebut nama Allah yang tidak akan mencelakakan hamba-Nya, karena nama-Nya mengandung obat”. Setelah itu, ia meminumnya tanpa mengalami bahaya apa pun. Hal ini membuat masyarakat setempat takjub hingga akhirnya berdamai dengan kaum Muslimin. (Dikisahkan oleh Al-Kalbi).
Karomah lain juga disebutkan dalam berbagai riwayat. Diceritakan, seorang laki-laki membawa geriba berisi arak kepada Khalid bin Walid. Ia kemudian berdoa, “Ya Allah jadikanlah arak ini madu”. Ajaibnya, arak tersebut berubah menjadi madu. Dalam versi lain, ia berdoa agar arak berubah menjadi cuka, dan seketika isi geriba berubah sebagaimana doanya. (Riwayat Ibnu Abi Dunya dari Khaitsamah).
Kisah serupa juga terjadi saat ia menginspeksi pasukan. Ketika menemukan minuman yang diduga arak, ia berdoa agar menjadi cuka. Setelah diperiksa, isi geriba benar-benar telah berubah. “Ini berkat doa Khalid,” ujar orang tersebut. (Diriwayatkan oleh Ibnu Sa’ad dari Maharib bin Datstsar).
Berbagai kisah tersebut menunjukkan karomah yang dimiliki Khalid bin Walid. Dalam Islam, karomah merupakan kemuliaan dan anugerah dari Allah Ta’ala kepada hamba yang dicintai-Nya.
Editor : Wahab Firmansyah