Kasus Daycare Yogyakarta, Sahroni: Jelas Terjadi Pelanggaran HAM, Titik!
JAKARTA, iNewsBekasi.id- Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menegaskan kasus penganiayaan dan penelantaran massal anak di daycare Little Aresha merupakan bentuk pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Menurutnya, perdebatan soal kategori pelanggaran HAM berat bukanlah substansi utama dalam penanganan kasus tersebut.
Sebelumnya, Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Al Rahab, menyebut kasus penganiayaan dan penelantaran anak di daycare Little Aresha, Yogyakarta, tidak termasuk kategori pelanggaran HAM berat. Meski demikian, ia menegaskan tindakan kekerasan terhadap balita tetap menjadi pelanggaran serius terhadap hak asasi anak yang dilindungi hukum nasional.
Menanggapi hal itu, Sahroni meminta seluruh pihak lebih fokus pada pemulihan korban dan penegakan hukum terhadap pelaku dibanding memperdebatkan klasifikasi pelanggaran HAM.
“Semua pihak harus sepakat bahwa jelas ada pelanggaran HAM di sana, titik. Maka jangan lagi luka korban didiskreditkan dengan masalah pengkategorian pelanggaran berat atau bukan, bukan itu intinya. Justru seharusnya atas nama HAM, semua instansi harus sepakat menghukum berat pelaku dan melakukan evaluasi nasional terhadap izin serta SOP daycare. Lagian, emang HAM buat orang gede doang? Enggak bisa buat anak bayi? HAM itu sifatnya melekat,” tegas Sahroni dalam keterangannya pada Selasa (19/5/2026).
Editor : Wahab Firmansyah