get app
inews
Aa Text
Read Next : Kejari Bekasi Tahan 1 Lagi Tersangka Korupsi PDAM Tirta Bhagasasi, Negara Rugi Rp4,5 Miliar

KPK Akan Tindaklanjuti Laporan Dugaan Korupsi, termasuk Soal Pengadaan Ambulans Bekasi

Jum'at, 22 Mei 2026 | 22:21 WIB
header img
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: iNews).

Sikap tertutup KPK dalam menangani laporan masyarakat turut mendapat sorotan dari sejumlah pengamat antikorupsi. Mereka menilai perlindungan identitas pelapor memang diperlukan, namun lembaga penegak hukum tetap perlu memberikan kepastian terkait tindak lanjut laporan agar tidak memunculkan spekulasi di masyarakat.

Berdasarkan data KPK, partisipasi publik dalam pelaporan dugaan korupsi terus mengalami peningkatan. Hingga Maret 2026, KPK disebut telah menerima lebih dari 5.000 laporan pengaduan masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia. Aduan masyarakat menjadi salah satu instrumen penting dalam pengungkapan kasus korupsi, termasuk operasi tangkap tangan (OTT).

Sebelumnya, Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI) melaporkan dugaan penyimpangan pengadaan ambulans dan mobil jenazah di lingkungan Dinas Kesehatan Kota Bekasi ke KPK pada Kamis (21/5). Dalam laporan tersebut, AMI mengklaim telah menyerahkan sejumlah dokumen dan data pengadaan yang diduga bermasalah.

Ketua Asosiasi Mahasiswa Indonesia, Umar Souwakil menyebut laporan itu berkaitan dengan proyek pengadaan tahun anggaran 2022 hingga 2023 yang diduga melibatkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi.

Dugaan penyimpangan tersebut mencakup proses pengadaan barang dan jasa, spesifikasi kendaraan, hingga dugaan mark up anggaran. Kasus ini pun menjadi perhatian publik di tengah sorotan terhadap tata kelola anggaran kesehatan daerah.

Masyarakat kini menunggu langkah lanjutan KPK untuk menentukan apakah laporan dugaan korupsi ambulans di Bekasi tersebut akan naik ke tahap penyelidikan atau berhenti pada proses telaah awal internal.

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut