Kontroversi Timnas Senegal usai Gagal di Piala Dunia 2026, Dokter Tim Dikira Spesialis Kandungan
Selain memiliki pendidikan di bidang kedokteran olahraga, Fediore juga pernah memimpin Departemen Fisioterapi di Rumah Sakit Fann dan dipercaya menjadi dokter Timnas Senegal sejak 2017.
Selama mendampingi tim nasional, ia telah bertugas dalam tiga edisi Piala Dunia dan lima turnamen Piala Afrika. Rekam jejak tersebut menjadi dasar Asosiasi Kedokteran Olahraga Senegal membela profesionalisme sang dokter.
Kontroversi mengenai tim medis muncul di tengah evaluasi besar-besaran yang dilakukan Federasi Sepak Bola Senegal setelah hasil mengecewakan di Piala Dunia 2026.
Sebelumnya, federasi juga telah memutuskan mengakhiri kerja sama dengan pelatih Pape Bouna Thiaw pada Sabtu (12/7/2026) karena performa tim dinilai tidak memenuhi ekspektasi.
Padahal, Senegal datang ke Piala Dunia 2026 dengan status juara Piala Afrika, setelah mengalahkan Maroko pada partai final Januari 2026.
Namun, langkah mereka di turnamen dunia tidak berjalan sesuai harapan. Senegal menelan kekalahan pada dua pertandingan awal fase grup melawan Prancis dan Norwegia.
Pada babak 32 besar, Senegal sebenarnya sempat unggul 2-0 atas Belgia hingga lima menit menjelang waktu normal berakhir. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan sehingga Belgia mampu membalikkan keadaan dan menang 3-2 melalui babak perpanjangan waktu.
Editor : Wahab Firmansyah