get app
inews
Aa Text
Read Next : Jadwal Pilkades Bekasi 2026 Berubah! Catat Tanggal Pendaftaran hingga Hari Pemungutan Suara

Plt Bupati Bekasi Evaluasi Dirum Perumda Tirta Bhagasasi, Karyawan Protes Kebijakan Manajemen

Kamis, 23 Juli 2026 | 12:38 WIB
header img
Sejuml;ah pegawai Perumda Tirta Bhagasasi memprotes sejumlah kebijakan yang dikeluarkan Dirum Perumda Tirta Bhagasasi Daud Husin. Fotro/Istimewa

BEKASI, iNewsBekasi.id – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, memastikan akan mengevaluasi kinerja Direktur Umum (Dirum) Perumda Tirta Bhagasasi, Daud Husin. Langkah tersebut menyusul munculnya aksi protes sejumlah karyawan terhadap sejumlah kebijakan yang dinilai merugikan pegawai.

Sejumlah pegawai Perumda Tirta Bhagasasi menyampaikan keberatan atas beberapa kebijakan yang diterapkan manajemen, di antaranya penghapusan jam lembur, mandeknya usulan kenaikan golongan, penghapusan fasilitas reimburse rawat inap, hingga penghentian kerja sama dengan rumah sakit.

Asep Surya Atmaja mengatakan evaluasi akan dilakukan berdasarkan hasil kajian yang saat ini sedang disusun oleh Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Tirta Bhagasasi.

"Nanti kita akan ada tim evaluasi, mereka ini di dalamnya internalnya mungkin jadi tidak kompak. Makanya pasti ada evaluasi dari saya," kata Asep, Kamis (23/7/2026).

Sebagai Kuasa Pemilik Modal (KPM), Asep menilai kondisi internal perusahaan daerah tersebut perlu menjadi perhatian serius. Menurutnya, muncul indikasi persoalan komunikasi dan kekompakan di jajaran manajemen.

"Saya belum mengetahui secara detail persoalan yang terjadi, tiba-tiba muncul mosi seperti itu. Sebagai KPM, tentu saya akan melakukan evaluasi berdasarkan kajian dari Dewas," ujarnya.

Ia menegaskan, keputusan lanjutan akan diambil setelah menerima hasil kajian resmi dari Dewan Pengawas.

"Yang penting menurut saya, Dewas buat kajian, kajiannya sampaikan ke saya untuk saya baca langsung ada evaluasi nanti biar kita prosedural," jelasnya.

Karyawan Keluhkan Kebijakan Manajemen

Di sisi lain, sejumlah pegawai mengaku kecewa terhadap kebijakan yang diterapkan Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi.

Salah seorang pegawai perempuan yang enggan disebutkan namanya mempertanyakan kebijakan penghapusan fasilitas kesehatan bagi karyawan.

"Tapi ini semua terbalik, kemarin dia (Dirum) sendiri berobat pakai duit perusahaan, giliran kita tidak boleh kenapa dia boleh," ungkapnya, Kamis (23/7/2026).

Pegawai yang merupakan ibu tiga anak itu mengaku para karyawan merasa resah sejak muncul rencana penghapusan reimburse biaya rawat inap dan penghentian kerja sama dengan rumah sakit.

"Kita tidak pernah tahu Pak kapan kita sakit dan sehat, jangan begitu banget, kami ini pejabat bawahan," katanya dengan mata berkaca-kaca.

Karyawan Ancam Mogok Massal

Keluhan serupa juga disampaikan pegawai lainnya. Seorang pegawai pria menyebutkan bahwa karyawan berencana melakukan aksi mogok massal apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons dari manajemen.

Menurutnya, hubungan kerja dinilai tidak akan kembali harmonis apabila para pegawai tetap dipaksa bekerja di bawah kepemimpinan Direktur Umum tanpa adanya penyelesaian atas persoalan yang terjadi.

Ia juga menyebut gelombang kekecewaan tersebut telah dirasakan oleh pegawai di seluruh cabang Perumda Tirta Bhagasasi.
 

Editor : Wahab Firmansyah

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut