2.768 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Prediksi Baru Berakhir 3-4 Pekan Lagi
JAKARTA, iNewsBekasi.id – Aktivitas gempa bumi susulan pascagempa magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 2.768 gempa susulan hingga Rabu (19/8/2026) pukul 05.00 WIB.
Dari ribuan gempa susulan tersebut, BMKG mencatat gempa terbesar mencapai M6,2, sedangkan yang terkecil berkekuatan M1,1. Sebanyak 24 gempa susulan memiliki magnitudo di atas M5 dan 81 gempa dirasakan oleh masyarakat.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya. Hingga Selasa (18/8/2026) pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat 2.119 gempa susulan dengan kekuatan M1,3 hingga M6,2. Sebanyak 24 gempa berkekuatan di atas M5 dan 70 gempa dirasakan masyarakat.
Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto mengatakan aktivitas gempa susulan masih berpotensi berlangsung dalam beberapa pekan mendatang.
“Berdasarkan data sementara gempa susulan ini akan berakhir 3-4 minggu ke depan,” kata Wijayanto.
Gempa utama Flores dengan magnitudo pembaruan M7,7 terjadi pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58 WIB. BMKG menyebut gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas tektonik di Flores Back-Arc dengan mekanisme pergerakan naik atau thrust fault.
Gempa utama tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah. Berdasarkan pengamatan stasiun pasang surut, tsunami terpantau di 16 lokasi yang tersebar di empat provinsi, yakni NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.
Ketinggian tsunami tertinggi tercatat di Pota, Manggarai Timur, NTT, pada pukul 05.03 WIB dengan ketinggian mencapai 1,605 meter.
Sementara itu, tsunami dengan ketinggian terendah terpantau di Bakalang, Alor, NTT, pada pukul 05.41 WIB dengan ketinggian 0,14 meter.
Saat gempa utama terjadi, BMKG juga mengeluarkan Peringatan Dini Tsunami. Peringatan Dini 1 diterbitkan dua menit 16 detik setelah gempa dengan status Siaga untuk potensi tsunami 0,5-3 meter dan Waspada untuk potensi tsunami di bawah 0,5 meter.
Peringatan dini tsunami kemudian dinyatakan berakhir pada pukul 07.30 WIB atau sekitar 2 jam 31 menit setelah gempa.
Editor : Wahab Firmansyah