Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Besar Kejaksaan, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana
Advertisement . Scroll to see content

Milad ke-9 Qudwah Indonesia, Museum Genosida Palestina Resmi Dibuka di Bekasi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:09 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Milad ke-9 Qudwah Indonesia, Museum Genosida Palestina Resmi Dibuka di Bekasi
Qudwah Indonesia memperingati milad ke-9 dengan meresmikan Museum Genosida Palestina di Bekasi. Foto/Istimewa

Ia menyebut upaya tersebut perlu dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi pendidikan, agar isu Palestina tidak hanya menjadi perhatian sesaat.

"Bagaimana membangun kekuatan pemahaman, bagaimana pentingnya mendukung. Bahkan kami secara bersama dengan stakeholder secara masif memasukkan kurikulum kepalestinaan ke dalam ajaran (sekolah)," tegas Lukman saat berbincang di podcast.

Dalam kesempatan yang sama, mantan jurnalis internasional Anadolu, Pizarro Gozali, menyoroti perubahan lanskap informasi global seiring meningkatnya peran media sosial dalam menyebarkan informasi alternatif mengenai konflik Palestina.

" Sekarang informasi alternatif melalui media sosial muncul dan tidak bisa ditutupi lagi. Bahkan sineas di Israel sendiri membuat film yang mewawancarai 24 tentara penjajah yang mengakui terlibat genosida di Gaza," ungkap Pizarro.

Ia juga mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menyuarakan isu kemanusiaan dan tidak sekadar menjadi penonton di tengah perkembangan situasi global.

"Apa cerita yang bisa kamu bawa 30 tahun lagi kepada anak cucumu? Apakah cuma jadi penonton, scroll TikTok, atau terus berjuang menyusun puzzle terbaik untuk Palestina?" pungkasnya.

Luncurkan Buku Journey to Padang Mahsyar

Selain meresmikan Museum Genosida Palestina dan menggelar diskusi melalui Podcast Titik Tengah, Qudwah Indonesia juga meluncurkan buku Journey to Padang Mahsyar karya Lukman Hakim.

Peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi dalam rangkaian peringatan milad ke-9 lembaga tersebut.

Acara kemudian ditutup dengan jamuan makan bersama yang menyajikan Maqluba, hidangan khas Palestina. Momen tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, kedekatan emosional, dan persaudaraan di antara para tamu undangan.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Qudwah Indonesia menegaskan pentingnya menggabungkan aksi kemanusiaan, edukasi sejarah, dan penguatan literasi untuk menjaga perhatian publik terhadap perjuangan rakyat Palestina.

 

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut