Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pemuda di Tangsel Nekat Bongkar Makam Ibu Kandung Malam Hari, Diduga Dipicu Konflik Keluarga
Advertisement . Scroll to see content

Buya Yahya Sebut Mempercantik Kuburan Bisa Haram, Simak Penjelasan Lengkapnya

Minggu, 05 Juni 2022 | 13:14 WIB
  • author Hasyim Ashari
Buya Yahya Sebut Mempercantik Kuburan Bisa Haram, Simak Penjelasan Lengkapnya
Buya Yahya sebut percantik makam bisa haram. (Foto: celebrities.id/Yotube: Buya Yahya)

JAKARTA, iNews.id - Setiap menengok atau mendengarkan kuburan, tentunya yang terlintas di benak pikiran manusia ialah rasa takut, khawatir hingga cemas.

Perasaan inilah yang ingin ditepis sebagian kalangan dan dihilangkan dengan cara membuat kuburan tampak terlihat ramah dengan dibangun dan diperindah supaya orang yang melewati kuburan menjadi lebih tenang dan tak lagi takut. 

Bahkan ada juga yang mengecat kuburan dengan beraneka warna, hingga kuburan yang awalnya menyeramkan, justru dipandang sebagai objek seni yang indah.

Lalu bagaimana pandangan Islam terhadap hal tersebut? Lalu bagaimana syariat menyikapi realitas tersebut?

Buya Yahya menjelaskan bahwasannya hukum mempercantik kuburan bisa dilihat dari beberapa aspek. 

Aspek pertama harus diperhatikan apakah tanah kuburan tersebut berada di tanah wakaf atau tanah pribadi.

"Ulama merinci dengan jelas, pertama ini kuburan tanah wakaf atau pribadi. Jika kuburan wakaf tidak boleh, kalau ingin menyemennya itu haram. Karena akan merepotkan bagi siapapun yang ingin menguburkan di tempat tersebut," ujar Buya Yahya dalam kanal YouTube pribadinya, Sabtu (4/6/2022).

Namun, apabila tanah kuburan itu milik sendiri, hukumnya adalah makruh menurut pendapat ulama.

"Adapun jika itu kuburan bukan diwakafkan milik sendiri dan sebagainya yang telah disepakati, maka hukum mentakhsis (menyemen) adalah makruh," ujarnya.

Editor: Eka Dian Syahputra

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut