JAKARTA, iNewsBekasi.id- Alumni Akademi TNI-POLRI Angkatan 2006 yang tergabung dalam Paguyuban Perkasa TNI-POLRI 2006 menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana alam di sejumlah wilayah Provinsi Aceh.
Bantuan tersebut dikirim dari Kota Medan menuju daerah terdampak banjir dan tanah longsor, antara lain Kota Langsa, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kabupaten Aceh Timur. Logistik bantuan meliputi kebutuhan pokok, air minum, hingga pakaian layak pakai.
Ketua Umum Paguyuban Perkasa TNI-POLRI 2006, AKBP Alrasyidin Fajri Gani, menyampaikan bahwa bantuan yang disalurkan cukup besar dan diharapkan dapat membantu meringankan beban para korban bencana.
“Logistik bantuan tersebut berupa 500 sak beras, 500 dus mi instan, minyak goreng, 1.700 pack biskuit, 1.000 dus air mineral, empat karung besar pakaian layak pakai, serta 216 pasang sepatu boat,” ujar AKBP Fajri Gani dalam siaran persnya, Kamis (24/12/2025).
Bantuan kemanusiaan ini disalurkan melalui satuan TNI dan Polri di wilayah terdampak, yakni Kodim 0117 Aceh Tamiang, Batalyon 111 Karma Bakti, Polres Aceh Timur, serta Polres dan unsur pemerintah di Kota Langsa, dengan pembagian sesuai kebutuhan masing-masing satuan penerima.
Menurut AKBP Fajri Gani, aksi kemanusiaan tersebut merupakan inisiatif para alumni TNI-POLRI Angkatan 2006 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam di Aceh.
“Bantuan kemanusiaan ini merupakan inisiatif Alumni TNI-POLRI 2006 dengan harapan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memulihkan keadaan pascabencana banjir bandang di wilayah Aceh,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua IV Perkasa TNI-POLRI 2006, AKBP Muhammad Firdaus, yang turun langsung mengantar logistik ke Aceh, memastikan seluruh bantuan telah diterima oleh pihak-pihak yang membutuhkan.
Ia menyebutkan, logistik bantuan telah diserahkan kepada rekan-rekan TNI-POLRI, Wakil Wali Kota Langsa, serta masyarakat terdampak bencana di wilayah tersebut.
Ucapan terima kasih atas bantuan kemanusiaan itu disampaikan oleh jajaran TNI-Polri dan pemerintah daerah setempat, di antaranya Komandan Kodim 0117 Aceh Tamiang, Komandan Batalyon 111 Karma Bakti, Kapolres Aceh Timur, serta Wakil Wali Kota Langsa.
Diketahui, banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada 26 November 2025, yang mengakibatkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
