China
Di China, perayaan Tahun Baru Masehi tidak sebesar Tahun Baru Imlek. Namun, sebagian masyarakat tetap merayakannya dengan membersihkan rumah, memasang dekorasi merah, berbagi angpao, hingga menyantap makanan khas seperti dumpling dan nian gao.
Jepang
Di Jepang, Tahun Baru Masehi dikenal sebagai Shogatsu, salah satu perayaan terpenting. Tradisi yang dilakukan antara lain Osoji (membersihkan rumah), Osechi (makanan khas tahun baru), Hatsumode (berziarah ke kuil), serta mengirim kartu ucapan tahun baru atau Nengajo.
Brasil
Di Brasil, perayaan Tahun Baru Masehi disebut Reveillon dan dirayakan secara besar-besaran, terutama di Pantai Copacabana, Rio de Janeiro. Jutaan orang mengenakan pakaian putih, menyaksikan kembang api, menari, dan melakukan ritual simbolik seperti melempar bunga ke laut serta memakan tujuh buah anggur sebagai simbol keberuntungan.
Makna Perayaan Tahun Baru Masehi
Mengetahui asal mula perayaan Tahun Baru Masehi membantu kita memahami sejarah, menghargai keberagaman budaya, serta memaknai pergantian tahun sebagai momen refleksi dan harapan baru.
Perayaan ini bukan sekadar pesta, melainkan simbol awal baru, semangat perubahan, dan motivasi untuk meraih tujuan di tahun yang akan datang.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
