Ketua PGRI Bekasi di DPR: Kenapa TNI-Polri Tidak Ada Honorer, Tapi Guru Ada?

Felldy Utama
Ketua PGRI Kabupaten Bekasi, Hamdani, menyampaikan kritik keras terkait diskriminasi status profesi guru dalam audiensi bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR. Foto: Ilustrasi

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bekasi, Hamdani, menyampaikan kritik keras terkait diskriminasi status profesi guru dalam audiensi bersama Badan Legislasi (Baleg) DPR RI di Gedung Nusantara I, Senayan, Senin (2/2/2026). Ia mengaku miris melihat status "honorer" yang seolah hanya melekat pada profesi pendidik.

Dalam forum tersebut, Hamdani mempertanyakan mengapa negara hanya menerapkan sistem honorer pada tenaga pengajar, sementara profesi penegak hukum dan keamanan memiliki status yang jelas.

"Saya miris, Bapak dan Ibu. Kenapa penyebutan honorer itu hanya untuk guru? Di TNI tidak ada honorer, Polri tidak ada, Jaksa dan Hakim pun tidak ada. Bahkan anggota DPR pun tidak ada yang honorer. Tapi kenapa giliran guru justru ada, guru honorer. Saya sebagai ketua PGRI Bekasi jelas mempertanyakan?" ujar Hamdani di hadapan anggota Baleg.



Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network