JAKARTA, iNewsBekasi.id - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di rumah Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2026). Silmy pun akhirnya menyerahkan diri di malam yang sama.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi, penyidik masuk ke dalam rumah Silmy Karim. Terlihat beberapa orang yang mengaku dari KPK meminta masuk ke dalam kepada petugas yang menjaga rumah Silmy.
Tampak pula mobil Innova Hitam yang tertahan di depan rumah Silmy Karim. Diduga kendaraan itu milik petugas KPK. Namun, belum ada keterangan KPK terkait kedatangan para penyidik tersebut.
Silmy Karim Sempat Diminta Menyerahkan Diri
Nama Silmy menuai sorotan setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap pejabat imigrasi di Jakarta Barat.
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim kemudian mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (3/6/2026) malam dan diminta KPK untuk menyerahkan diri.
Sebelumnya, KPK tengah mencari Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim. Hal ini terkait operasi tangkap tangan di Kantor Imigrasi Jakarta Barat.
"Dalam kesempatan ini juga mengimbau kepada yang bersangkutan agar kooperatif barangkali bisa menyerahkan diri kepada KPK sehingga dapat membantu proses penanganan perkara ini," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.
Diketahui, Silmy Karim sempat membalas pesan awak media yang meminta tanggapan terkait OTT tersebut. Namun, dia tidak menjawab dan meminta untuk bertanya ke Menteri Imipas Agus Andriyanto.
"Baiknya Pak Menteri yang jawab ya," kata Silmy melalui dalam aplikasi pesan.
KPK menangkap belasan orang dalam operasi tangkap tangan di Jakarta Barat. Salah satu pihak yang tertangkap ialah Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus non TPI Jakbar, Ronald Arman Abdullah.
"Salah satunya itu," ucap Budi Prasetyo.
Editor : Tedy Ahmad
Artikel Terkait
