Kisah Mualaf Taki Takazawa, Dulu Tukang Tato Menakutkan Sekarang Jadi Imam Besar di Jepang

Wiwie Heriyani/Eka DIan Syahputra
.
Selasa, 24 Januari 2023 | 10:02 WIB
Kisah Mualaf Taki Takazawa, Dulu Tukang Tato Menakutkan Sekarang Jadi Imam Besar di Jepang. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsBekasi.id - Inilah kisah Taki Takazawa dulu tukang tato menakutkan sekarang jadi imam besar di Jepang. Seperti diketahui, hidayah Islam dapat datang kepada siapa saja dan di mana saja sesuai kehendak Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Seperti yang dialami Taki Takazawa yang dikenal sebagai orang paling ditakuti di Jepang. Namun ternyata, akhirnya dia mantap masuk Islam.

Dilansir dari Okezone, Taki Takazawa lahir serta besar di keluarga khas Jepang. Pendidikan terakhir dia tempuh sampai SMP. Dia pun sempat masuk SMA, namun akhirnya cuma bertahan satu tahun. Kegemarannya pada seni tato dimulai usai Taki keluar dari SMA.

Taki Takazawa mengaku mempelajari cara menato secara autodidak, tanpa bimbingan siapa pun. Selama 20 tahun, dia menekuni dunia tato. Selama itu pula Taki memenuhi badannya sendiri dengan tato. 

Kisahnya jadi mualaf berawal ketika bertemu seorang ulama secara tidak sengaja. Kala itu Taki sedang berada di Shibuya. Pandangannya tiba-tiba tertuju kepada seorang berkulit putih, memakai baju dan sorban putih, dengan jenggot putih.

Siapa sangka, pertemuan yang tak disengaja antara Taki Takazawa dengan orang serbaputih itu sangat membekas dalam ingatan. Singkat cerita, dia diberi secarik kertas yang berisi sebuah kalimat oleh orang misterius tersebut.

“Orang itu memberikan sebuah kertas dan menyuruh saya untuk membaca kalimat yang tertera di dalamnya," cerita Taki Takazawa.

Setelah disuruh membaca kalimat yang ada di kertas tersebut, dia menurut. Namun, Taki tidak sadar rupanya kalimat tersebut merupakan dua kalimat syahadat, sebuah pengakuan keesaan Allah Subhanahu wa Ta'ala dan Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam sebagai utusan-Nya.

Saat itu Taki Takazawa adalah penganut kepercayaan Shinto seperti kebanyakan penduduk Jepang lainnya. 

Follow Berita iNews Bekasi di Google News

Halaman : 1 2 3
Bagikan Artikel Ini