Cak Lontong jadi Komisaris Ancol, Segini Gaji yang Didapatkan
Dalam laporan tahunan terakhir, total remunerasi yang dialokasikan untuk seluruh anggota Dewan Komisaris mencapai lebih dari Rp10 miliar. Jika dibagi rata kepada lima komisaris, setiap anggota dewan menerima lebih dari Rp2 miliar per tahun, angka ini belum termasuk potensi bonus tahunan.
Selain gaji pokok, para komisaris Ancol juga berhak atas berbagai fasilitas pendukung lainnya, seperti tunjangan komunikasi, tunjangan transportasi, anggaran perjalanan dinas, hingga bonus tahunan. Bonus tahunan ini biasanya diberikan jika perusahaan berhasil mencapai target laba yang ditetapkan atau menjalankan program strategis sesuai arahan pemegang saham, sehingga potensi penghasilan total bisa mencapai Rp3 miliar per tahun.
Pada laporan keuangan tahun buku 2024, tercatat total gaji untuk lima orang Komisaris sebesar Rp4.130.000.000 dan tantiem (bagian keuntungan untuk manajemen dan karyawan) mencapai Rp5.868.000.000, dengan total keseluruhan mencapai Rp9.998.000.000.
Dengan demikian, setiap komisaris berhak menerima sekitar Rp2.449.500.000 per tahun, atau setara dengan Rp204 juta per bulan. Fasilitas ini merupakan bagian dari standar kebijakan perusahaan-perusahaan BUMD di DKI Jakarta, termasuk PJAA.
Artinya, dengan gaji bulanan tersebut, Cak Lontong berpotensi membeli satu unit mobil Toyota Avanza tipe terendah 1.3 E M/T yang harganya sekitar Rp242,9 juta setiap bulannya. Perlu diingat bahwa angka ini belum termasuk potensi bonus tahunan yang juga akan diterima oleh para komisaris.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta