Parkir hingga Badan Jalan, Sahroni Desak Penertiban Besar-besaran di Blok M
JAKARTA, iNewsBekasi.id - Kondisi lalu lintas di kawasan Blok M, Jakarta Selatan, menjadi sorotan akibat maraknya praktik parkir liar yang menyebabkan jalanan semrawut, terutama pada malam hari. Kendaraan pengunjung wisata kuliner terlihat memenuhi badan jalan hingga area depan Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Pasaribu, menyebut kawasan kuliner kaki lima di Blok M memang merupakan wilayah parkir binaan Dinas Perhubungan. Namun, penempatan kendaraan dinilai tidak seharusnya meluas hingga ke depan kantor pemerintahan.
Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Dinas Perhubungan DKI Jakarta segera melakukan penertiban secara menyeluruh.
“Walaupun Blok M ini dikenal sebagai pusat kuliner dan perputaran ekonominya tinggi, tetap tidak boleh dibiarkan semrawut seperti ini. Parkir sampai memakan badan jalan, bahkan sampai ke depan instansi vital seperti Kejagung, ini jelas harus ditertibkan. Dishub harus bisa menata dengan rapi, dan Ditlantas Polda Metro Jaya harus memimpin penertibannya di lapangan,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Kamis (7/5/2026).
Sahroni juga menyoroti keberadaan juru parkir liar yang diduga mematok tarif parkir secara semena-mena sehingga membuat masyarakat merasa tidak nyaman saat berkunjung ke kawasan kuliner Blok M.
“Banyak juga laporan juru parkir liar yang diduga semena-mena membuka lahan parkir dan mematok tarif sesukanya. Ini bikin masyarakat tidak nyaman dan merusak wajah kawasan itu sendiri. Jangan sampai orang datang untuk menikmati kuliner malah dipalak parkir. Jadi Dishub dan Ditlantas harus serius menertibkan hal ini,” tegas Sahroni.
Menurutnya, ketertiban kawasan publik harus menjadi perhatian serius agar aktivitas ekonomi dan wisata kuliner tetap berjalan nyaman tanpa mengganggu lalu lintas maupun merugikan masyarakat.
Editor : Wahab Firmansyah