Pemkab Bekasi Gelontorkan Rp16,5 Miliar untuk Proyek PSEL, Target Sampah Tuntas 2028
Pemkab Bekasi juga telah menyiapkan lahan seluas lima hektare untuk pembangunan fasilitas tersebut. Anggaran Rp16,5 miliar dialokasikan khusus untuk mendukung proses pematangan lahan sebagai tahap awal proyek.
Selain pembangunan PSEL, Pemkab Bekasi juga menjalankan langkah penanganan sementara untuk mengurangi penumpukan sampah melalui kerja sama pengelolaan RDF (Refuse Derived Fuel) bersama PT Asiana.
Melalui skema tersebut, sampah kering akan diolah menjadi bahan bakar alternatif oleh PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk dengan kapasitas pengolahan mencapai 1.000 ton per hari.
“Jadi penanganan sampah dilakukan melalui dua skema, yaitu sampah basah melalui PSEL dan sampah kering melalui RDF bersama PT Asiana,” tambahnya.
Asep optimistis kolaborasi tersebut dapat menjadi solusi konkret untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) sekaligus mempercepat penanganan darurat sampah di Kabupaten Bekasi.
Editor : Wahab Firmansyah