Usai Dadan Hindayana Dicopot, Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional
Prasetyo menjelaskan, pergantian pimpinan BGN dilakukan setelah pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga tersebut.
“Kita ketahui bersama bahwa Badan Gizi Nasional memiliki peran yang sangat strategis di dalam mendukung agenda pemerintah di bidang peningkatan kualitas gizi masyarakat,” katanya.
Menurutnya, tugas strategis tersebut membutuhkan tata kelola yang kuat, koordinasi lintas sektor yang efektif, serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program berjalan tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai prinsip akuntabilitas.
“Tugas ini tentu menuntut tata kelola yang kuat koordinasi lintas sektor yang efektif serta kepemimpinan yang mampu memastikan seluruh program dapat berjalan tepat sasaran tepat waktu dan sesuai dengan prinsip-prinsip akuntabilitas dalam menjalankan tugas keseharian,” ujarnya.
Prasetyo menambahkan, Presiden Prabowo terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap seluruh jajaran kabinet, termasuk Badan Gizi Nasional.
“Tentu di dalam proses evaluasi tersebut bapak Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak baik dari kementerian-kementerian terkait maupun dari masyarakat,” ucapnya.
Ia juga menyebut evaluasi dilakukan berdasarkan berbagai masukan, termasuk dari penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan oleh BGN.
“Termasuk dari para penerima manfaat dari program makan bergizi gratis yang dilaksanakan oleh Badan Gizi Nasional berkenaan dengan hal tersebut selama kurang lebih hampir 1,5 tahun melakukan monitoring melakukan evaluasi,” paparnya.
Editor : Wahab Firmansyah