Zulhas Pastikan Program Prabowo Tepat Sasaran, Ada MBG, Koperasi Desa hingga Pasar Karbon
"Jadi kami ingin di desa itu punya akses yang cepat terhadap ekonomi, terhadap distribusi, dan di desa itu nanti ada pusat pertumbuhan ekonomi baru," kata Zulhas.
Di sisi lain, Kemenko Pangan juga mengawal percepatan program Waste to Energy melalui penyederhanaan regulasi.
Program tersebut diharapkan membantu mengatasi persoalan tempat pembuangan akhir (TPA) dengan sistem open dumping di sejumlah kota besar melalui pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.
Pemerintah juga mendorong pengembangan ekonomi hijau melalui peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) sebagai fondasi perdagangan karbon nasional yang terintegrasi dengan sistem internasional.
Kehadiran sistem tersebut diharapkan dapat membuka peluang investasi sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor ekonomi rendah karbon.
Sementara itu, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat melalui evaluasi manajemen, perbaikan sistem pendataan, dan peningkatan pengawasan.
Langkah tersebut dilakukan agar program MBG berjalan semakin efektif dan tepat sasaran.
"Manajemennya sudah kita evaluasi dan perbaiki. Berilah kami waktu untuk menyelesaikan pekerjaan besar ini," ujar Zulhas.
Zulhas menegaskan seluruh program prioritas tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mewujudkan pemerataan kesejahteraan melalui penguatan desa, peningkatan ketahanan pangan, serta perluasan akses ekonomi masyarakat.
Editor : Wahab Firmansyah