Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Mutasi Besar Kejaksaan, Diana Wahyu Widiyanti Jabat Kajari Kota Bekasi Gantikan Sulvia Triana
Advertisement . Scroll to see content

Mahasiswa Geruduk DPRD Kota Bekasi, Desak Pansus Usut Dugaan Anggaran Bermasalah

Rabu, 16 September 2026 | 16:37 WIB
  • author Wahab Firmansyah
Mahasiswa Geruduk DPRD Kota Bekasi, Desak Pansus Usut Dugaan Anggaran Bermasalah
DPRD Kota Bekasi merespons tuntutan mahasiswa soal pembentukan Pansus dugaan pelanggaran anggaran. Foto/Istimewa

Umar mengatakan pihaknya sebelumnya telah melakukan audiensi dengan DPRD Kota Bekasi. Namun, menurut dia, belum ada tindak lanjut atas hasil pertemuan tersebut.

"Kami juga sudah melalukan audiensi, tapi ini tidak dijalankan. Tidak ada lanjutan dari audiensi kita sebelumnya," ucapnya.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi mengatakan pihaknya akan meminta Komisi IV menyerahkan notulensi dari aksi atau audiensi sebelumnya.

Dokumen tersebut nantinya akan menjadi bahan DPRD untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang telah disampaikan mahasiswa.

Terkait tuntutan pembentukan Pansus, Sardi menyebut aspirasi mahasiswa dapat menjadi salah satu pertimbangan DPRD dalam proses pembentukannya.

"Adapun terkait dengan Pansus, kami harap Pansus yang akan dibentuk oleh DPRD merupakan dari aspirasi dari kawan-kawan mahasiswa," ucapnya.

Namun, Sardi menjelaskan pembentukan Pansus tidak dapat dilakukan secara langsung karena membutuhkan dukungan seluruh fraksi DPRD Kota Bekasi serta Badan Musyawarah (Banmus).

"Jadi Pansus ini bisa dibentuk apabila sudah mendapat dukungan dari semua fraksi-fraksi DPRD dan juga badan musyawarah," katanya.

Sementara itu, terkait berbagai dugaan temuan di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi, termasuk pengadaan ambulans dan mobil jenazah, Sardi mengatakan DPRD akan berkoordinasi dengan Inspektorat Kota Bekasi.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi mengenai ada atau tidaknya temuan dalam proses pengadaan yang menjadi sorotan mahasiswa.

"Kemudian terkait dengan adanya temuan-temuan di Kota Bekasi ini, kami akan berkoordinasi dengan inspektorat Kota Bekasi, kita akan lihat kaitan pengadaan ini (ambulance dan mobil jenazah) apakah ada temuan, sehingga inspektorat Kota Bekasi bisa memberikan masukan-masukan kepada DPRD Kota Bekasi," ungkapnya.

Dengan demikian, tuntutan pembentukan Pansus terkait dugaan pelanggaran anggaran tersebut masih berada dalam tahap penyerapan aspirasi dan pembahasan di DPRD Kota Bekasi. Sementara dugaan terkait pengadaan ambulans dan mobil jenazah masih memerlukan pemeriksaan serta klarifikasi dari pihak terkait.

 

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut