Sahroni ke Polisi: Jangan Cuma Tangkap Kroco Lapangan, Sikat Bos Preman di Purwakarta!

Wahab Firmansyah
Jenazah Dadang yang tewas diduga dikeroyok preman di Purwakarta. Foto: iNewsPurwakarta.id/Irwan

“Peristiwa ini menunjukkan pola premanisme yang tidak berdiri sendiri. Biasanya mereka terorganisir, ada kelompoknya, ada yang mengatur, bahkan ada yang berlindung di balik nama organisasi. Ini yang harus ditindak. Polisi harus berani putus mata rantai premanisme dari hulunya, jangan cuma kroco-kroco lapangan saja yang ditangkap karena itu tidak akan pernah menyelesaikan masalah,” ujar Sahroni dalam keterangannya pada Senin (6/4/2026).

Sahroni menegaskan bahwa penindakan yang hanya menyasar pelaku lapangan tidak akan memberikan efek jera maupun solusi jangka panjang.

“Kalau yang ditindak hanya pelaku di lapangan, besok akan muncul lagi yang baru dengan pola yang sama. Akar permasalahannya harus diberantas, jaringan dan kebiasaan pungli seperti ini harus dihentikan total agar masyarakat benar-benar merasa aman di lingkungannya,” tegas Sahroni.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pemberantasan premanisme secara menyeluruh, termasuk jaringan yang berada di balik aksi-aksi kekerasan di masyarakat.

 

Editor : Wahab Firmansyah

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network