Viral Dugaan Pelecehan Pasien oleh Oknum Nakes di Sumsel, Sahroni: Polisi Harus Bergerak Cepat!
JAKARTA, iNewsBekasi.id- Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta kepolisian bergerak cepat mengusut dugaan pelecehan seksual terhadap seorang pasien perempuan yang diduga dilakukan oleh oknum tenaga kesehatan (nakes) di salah satu rumah sakit di Martapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Sahroni menyusul viralnya kasus yang kini telah dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian. Ia menegaskan aparat penegak hukum harus mengusut kasus tersebut secara menyeluruh demi memberikan keadilan kepada korban.
“Karena laporannya sudah masuk, saya minta polisi langsung bergerak cepat dan all out mengusut dugaan kasus ini. Lindungi terduga korban dan usut siapa pun yang terlibat. Jangan ada toleransi terhadap kasus pelecehan seksual, apalagi korbannya adalah pasien yang sedang berada dalam kondisi tidak berdaya. Bukannya mendapat perawatan humanis malah jadi korban pelecehan. Ini sangat memilukan,” ujar Sahroni dalam keterangannya pada Selasa (14/7/2026).
Menurut Sahroni, dugaan pelecehan seksual terhadap pasien merupakan tindakan yang sangat serius karena terjadi saat korban berada dalam kondisi rentan dan seharusnya mendapatkan perlindungan serta pelayanan kesehatan yang aman.
Ia juga mengingatkan agar dugaan perbuatan oknum tersebut tidak mencoreng nama baik tenaga kesehatan yang selama ini bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi etika profesi.
“Dan kalau benar pelakunya adalah oknum nakes, ini sangat memalukan dan menjijikkan. Jangan sampai ulah satu orang merusak citra para tenaga kesehatan yang setiap hari berjuang merawat pasien dengan penuh dedikasi. Karena itu saya minta kasus ini diusut sampai tuntas agar korban mendapatkan keadilan dan publik kembali percaya bahwa negara tidak akan mentoleransi kejahatan seperti ini,” tegas Sahroni.
Sementara itu, Satreskrim Polres OKU Timur telah menerima laporan resmi terkait dugaan pelecehan seksual tersebut. Saat ini penyidik masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak serta mendalami seluruh fakta untuk mengungkap peristiwa yang dilaporkan.
Editor : Wahab Firmansyah