BEKASI, iNewsBekasi.id- Kesepakatan kencan melalui aplikasi MiChat berujung tragis. Seorang perempuan berinisial KH (19) tewas setelah diduga dicekik pria berinisial AK (23) di sebuah warung mi ayam di Kampung Kedaung, Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Sabtu (12/9/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Polisi yang menerima laporan adanya keributan langsung mendatangi lokasi dan mengamankan AK kurang dari satu jam setelah kejadian.
Kapolsek Babelan Kompol Wito mengatakan, informasi awal terkait kejadian tersebut diterima melalui layanan darurat 110 dan laporan warga. Saat itu, sejumlah anggota kepolisian sedang melakukan patroli di sekitar lokasi.
“Setelah kejadian langsung kita cepat amankan dan langsung kita tangkap, dalam hitungan tidak sampai satu jam,” kata Wito, Senin (14/9/2026).
Kanit Reskrim Polsek Babelan AKP Syafwardi mengatakan, korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri ketika petugas tiba di lokasi kejadian.
Korban kemudian dievakuasi ke sebuah klinik sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Ananda Babelan untuk mendapatkan pertolongan medis.
Namun, upaya penyelamatan tersebut tidak berhasil. Pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia.
Jenazah KH selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban diduga meninggal setelah mengalami pencekikan pada bagian leher. Tekanan pada leher tersebut menyebabkan tulang rawan gondok korban patah hingga menghambat saluran pernapasan.
“Sehingga menyumbat jalan pernapasan dan menjadi penyebab kematian atau mati lemas,” ujar Syafwardi.
Syafwardi menjelaskan, kasus pembunuhan tersebut bermula dari komunikasi antara korban dan pelaku melalui aplikasi MiChat.
Editor : Wahab Firmansyah
Artikel Terkait
