Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Gagal Gelar Konfercab, PDIP Kota Bekasi Terbelah Picu Perpecahan Kader Banteng?
Advertisement . Scroll to see content

Hasto: Pada Periode Kedua Jokowi, Indonesia Berubah Jadi Negara Otoriter yang Populis

Senin, 01 Juni 2026 | 13:13 WIB
  • author Felldy Aslya Utama
Hasto: Pada Periode Kedua Jokowi, Indonesia Berubah Jadi Negara Otoriter yang Populis
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto (foto: Felldy Utama)

JAKARTA, iNewsBekasi.id – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyampaikan pandangannya mengenai kondisi demokrasi di Indonesia saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Dalam pidatonya, Hasto menyoroti pelaksanaan demokrasi politik dan ekonomi di Indonesia yang menurutnya mengalami perubahan arah dari semangat demokrasi yang terkandung dalam nilai-nilai Pancasila.

Ia menilai demokrasi yang seharusnya berlandaskan prinsip kerakyatan dan keadilan sosial telah berubah menjadi lebih sentralistik.

"Terlebih pada periode kedua Presiden Jokowi, Indonesia berubah menjadi negara otoriter yang populis," kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (1/6/2026).

Hasto Soroti Sistem Hukum dan Demokrasi Indonesia

Menurut Hasto, sistem hukum yang semestinya menjadi instrumen penegakan keadilan kini mengalami perubahan fungsi dan lebih tunduk pada kepentingan kekuasaan.

Ia menilai aparat penegak hukum serta aparatur negara mengalami penurunan peran karena digunakan untuk kepentingan politik praktis dan perlindungan elite kekuasaan.

"Sistem hukum yang seharusnya mengedepankan keadilan telah diubah wataknya untuk tunduk pada kekuasaan. Aparat penegak hukum dan seluruh aparatur negara telah diturunkan derajatnya menjadi alat mobilisasi elektoral dan pelindung elite kekuasaan," ujarnya.

Editor: Wahab Firmansyah

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut