UGM Resmi Terapkan Kurikulum Baru 2026, Mahasiswa Wajib Ambil 23 SKS Ini
JAKARTA, iNewsBekasi.id – Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menerapkan kurikulum baru bagi mahasiswa angkatan 2026 mulai Semester Gasal Tahun Akademik 2026/2027. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Rektor UGM Nomor 19 Tahun 2025 tentang Pendidikan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan tantangan global.
Kurikulum baru tersebut disusun melalui proses panjang dengan melibatkan alumni, mitra industri, serta berbagai pemangku kepentingan agar lulusan UGM memiliki kompetensi yang lebih relevan dengan perkembangan zaman.
Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, mengatakan kurikulum baru dirancang untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing secara global.
"Diharapkan kehadiran kurikulum baru ini dapat relevan untuk kebutuhan dunia kerja dan perkembangan global," kata Wening, dikutip dari laman UGM, Jumat (17/7/2026).
Dalam kurikulum terbaru, UGM menetapkan empat pilar utama sebagai fondasi pembelajaran mahasiswa, yaitu: Integritas, untuk membangun karakter akademik yang berlandaskan moral dan etika.
Kemampuan Bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya, guna meningkatkan daya saing di tingkat internasional. Kerja tim (teamwork), agar mahasiswa mampu berkolaborasi dalam berbagai organisasi dan lingkungan kerja.
Resiliensi, untuk membentuk ketangguhan menghadapi tantangan akademik maupun profesional.
Menurut Wening, penguatan aspek teamwork dan resiliensi menjadi perhatian khusus karena banyak mahasiswa saat ini cenderung lebih nyaman bekerja secara individu.
"Jadi, kurikulum baru ini diharapkan mampu mengatasi kerentanan tersebut, sekaligus menyiapkan lulusan yang siap berkontribusi dalam organisasi, masyarakat, dan dunia kerja," imbuhnya.
Ia menegaskan UGM akan terus melakukan inovasi dalam tata kelola pendidikan agar pengalaman belajar mahasiswa semakin adaptif dan kompetitif.
"Dengan semangat kebersamaan, UGM berkomitmen untuk terus berinovasi dalam tata kelola pendidikan, memastikan setiap mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang relevan, adaptif, dan berdaya saing tinggi," terangnya.
Editor : Wahab Firmansyah